fbpx
sales@bandaracity.com

admin

Selamat telah terbitnya Sertifikat Laik Fungsi Gedung Bandara City

by admin |November 8, 2019 |0 Comments | News | , , ,

Sertifikat Laik Fungsi bangunan atau SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung sebagai syarat untuk dapat dimanfaatkan.

Tujuan Diterbitkannya Sertifikat Laik Fungsi Bangunan

Fungsi dan tujuan diterbitkannya Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung adalah:

  1. SLF merupakan persyaratan untuk dapat dilakukannya pemanfaatan bangunan gedung.
  2. SLF diberikan kepada bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan memenuhi persyaratan keandalan bangunan gedung serta sesuai dengan izin yang diberikan

 

Pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung berdasarkan kesesuaian IMB yang telah diberikan, mencakup:

  • kesesuaian fungsi;
  • persyaratan tata bangunan;
  • keselamatan;
  • kesehatan;
  • kenyamanan; dan
  • kemudahan dalam perawatan dan pemeliharaan.

Bangunan gedung yang telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi dan fungsi penggunaannya sesuai dengan IMB, diberikan SLF.

Bandara City memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan dan properti terbaik untuk para konsumennya. Apartment Bandara City sudah memiliki keandalan secara teknis, hal ini untuk menjamin keamanan penghuni yang tinggal di Bandara City Apartment, yaitu Penerbitan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung.

PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin

Bandara Soetta Bisa Tampung 110 Juta Penumpang ditahun 2025

by admin |Oktober 24, 2019 |0 Comments | News

PT Angkasa Pura II menargetkan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang bisa menampung 110 juta penumpang per tahunnya di 2025. Target tersebut baru bisa terealisasi setelah terminal 4 bandara tersebut telah dioperasikan. Pembangunan terminal 4 sendiri rencananya akan dilakukan pada 2021. “ Terminal 1 dan 2 sudah jalan revitalisasi, terminal 3 sudah operasi penuh maksimal, terminal 4 akan hadir dengan 45 juta (penumpang). Jadi Bandara Soetta tahun 2025 sudah 110 juta (penumpang),” ujar Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (9/10/2019).

Awal menambahkan, jika hal tersebut terealisasi Bandara Soekarno Hatta akan sama dengan bandara-bandara besar lainnya di dunia. “Contoh saja seperti di Daxing di Beijing,” kata Awal. Kapasitas penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada 2018 sudah mencapai 67 juta orang. Sementara kapasitas normalnya hanya bisa menampung untuk 43 juta orang. Atas dasar itu, AP II akan membangun terminal 4 di bandara tersebut. Rencananya, terminal 4 dapat menampung 45 juta penumpang dalam setahunnya. Nantinya, terminal 4 Bandara Soekarno Hatta akan dibangun di atas lahan seluas 120 hektar. Diperkirakan, proyek tersebut akan menelan dana sebesar Rp 11 triliun.

Sumber Kompas.com

Dibuka Segera Lapangan Futsal @Bandara City

by admin |Oktober 17, 2019 |0 Comments | News | , ,

Kabar Gembira untuk penggemar olahraga Futsal, karena sedang dibangun Lapangan Futsal di Bandara City yang akan menambah fasilitas Apartemen Bandara City menjadi lebih lengkap lagi.

Dengan rumput sitentis serta pencahayaan terbaik membuat lapangan ini nantinya memiliki kualitas yang baik.

Berada dilokasi samping Tower Saphire bertujuan Sobat BC bisa berolahraga dan membangun komunitas dalam latihan secara lebih dekat

Selain lapangan Futsal, Bandara City juga terdapat fasilitas olahraga lainnya seperti Swiming Pool, Gym, Billiard dan Inline Skating jadi untuk penghuni Apartemen

Kunjungi Open Table @ Hypermart – Puri Indah Jakarta Barat

by admin |Oktober 4, 2019 |0 Comments | Event & Promo |

Kunjungi dan dapatkan Promo menarik selama Open Table dari tanggal 1-15 Oktober 2019 di Hypermart Puri Indah Jakarta Barat

 
5 Keunggulan Utama dari Bandara City Apartment:
  1. 2,5 KM dari atau menuju Bandara Soetta & Akses Tol Jakarta
  2. Superblok Terlengkap paling dekat Bandara Soetta : Mall, Apartemen, Ruko, Office, dan Hotel
  3. Apartemen eksklusif di atas Mall
  4. Potensi sewa sampai dengan 35 juta/tahun
  5. Diapit oleh 2 Mega Proyek Pengembangan Bandara Soetta dan Kota Modern PIK 2

Informasi lebih lanjut hubungi Marketing Gallery:
☎ 0811-8749-778
sales@bandaracity.com
www.bandaracity.com

Bandara Soetta Masuk Daftar Megahub Index 2019

by admin |Oktober 3, 2019 |0 Comments | Uncategorized | ,

Bandara Soekarno-Hatta masuk ke dalam daftar Top 50 International Megahub Index 2019. Bandara Soetta masuk sebagai salah satu bandara di dalam daftar Top 10 Low-Cost International Megahub Index 2019 tepatnya di posisi ke-8 dengan index 78.

Adapun berdasarkan publikasi dari OAG tersebut, maskapai yang mendominasi rute internasional di Soekarno-Hatta adalah Garuda Indonesia dengan pangsa pasar (share of flights at hub) mencapai 26%. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada PT Angkasa Pura II atas dua capaian positif tersebut.

“Saya mengapresiasi serta mengucapkan selamat kepada PT Angkasa Pura atas prestasi yang membanggakan tersebut, saya dan seluruh masyarakat Indonesia sangat bangga atas prestasi tersebut,” ucap Budi dalam keterangan tertulis, Senin (30/9/2019).

Selain itu, Bandara Soekarno-Hatta juga masuk ke dalam daftar Top 50 International Megahub Index 2019. Dalam daftar tersebut Bandara Soekarno-Hatta berada di peringkat ke-16 sebagai bandara paling terkoneksi di dunia dengan nilai indeks 191.

“Sangat membanggakan, Bandara Soekarno-Hatta dapat masuk dalam 2 kategori sekaligus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa PT AP II jangan berpuas diri, jadikan penghargaan tersebut untuk terus berkinerja lebih baik lagi. Sehingga, PT AP II dapat memberikan hasil yang lebih maksimal kepada masyarakat Indonesia.

“PT AP II jangan berpuas diri, jadikan penghargaan tersebut menjadi pelecut semangat untuk memberikan kinerja dan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakat Indonesia. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada PT Angkasa Pura II dan Bandara Soekarno-Hatta atas prestasi yang membanggakan tersebut,” pungkasnya.

Penampakan Danau Bandara Soetta yang Dibangun Fasilitas Jembatan Layang Mirip Semanggi

by admin |September 24, 2019 |0 Comments | News | , ,

PT Angkasa Pura II tengah melakukan pembangunan jembatan layang di kawasan danau Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Flyover tersebut nantinya dibangun seperti di jembatan lingkar Semanggi, Jakarta.

Pantauan Warta Kota di lokasi, danau yang berada di gerbang pintu masuk Bandara Soetta itu sudah dipenuhi tiang-tiang pancang.

Tiang-tiang tersebut berdiri tinggi menjulang di atas permukaan air.

Bahkan, jumlahnya berkisar ratusan tiang.

Sudah terlihat progress fisik pembangunan jembatan ini.

Sejumlah alat berat pun tampak banyak di lokasi.

Jembatan itu menghubungkan dua jalan yang mengelilingi bandara yaitu Jalan Perimeter Utara dan Jalan Perimeter Selatan. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Begitu pun dengan para pekerja yang melakukan pembangunan flyover tersebut.

“Ini pengerjaannya sudah lebih dari sebulan,” ujar Paiman satu dari pekerja saat dijumpai Warta Kota di area proyek, danau Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (3/9/2019).

Menurutnya, saat ini, para pekerja mulai sibuk melakukan pembangunan itu.

Pekerjaan proyek pembangunan ini pun kian dikebut.

“Ini nantinya dibangun jembatan layang di atas danau,” ucap Paiman.

Target 2020 Beroperasi

Pembangunan di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang semakin menggeliat.

Sejumlah pembangunan mulai terlihat fisiknya di bandara ini.

Seperti yang tampak di gerbang akses pintu masuk Bandara Soetta.

Di kawasan tersebut terdapat danau yang terbelah dibangun flyover.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Executive General Manager Bandara Soetta, Jaya Tahoma Sirait.

Ia menjelaskan, tiang-tiang pancang sudah menancap di danau tersebut.

“Di danau bandara juga itu kami sedang bangun jembatan layang.”

“Ini untuk aksebilitas kendaraan.”

“Dibikin flyover biar lancar,” ujar Jaya kepada Warta Kota, baru-baru ini, di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang.

Dirinya menerangkan, pihaknya tengah membangun jembatan yang memiliki konsep menyerupai setengah daun semanggi di depan pintu masuk.

Jembatan itu menghubungkan dua jalan yang mengelilingi bandara yaitu Jalan Perimeter Utara dan Jalan Perimeter Selatan.

“Nantinya, juga akan terkoneksi dengan Tol Kunciran-Bandara yang saat ini dibangun,” ucapnya.

Jika sesuai rencana, jembatan itu dibangun dengan 4 lajur dengan total terdapat 9 bagian pekerjaan.

Yakni frontage utara, interchange utara, diagonal utara, clover utara, frontage selatan, interchange selatan, diagonal selatan, clover selatan, dan jembatan utama.

Jaya menyebut, flyover yang ditargetkan rampung tahun depan itu diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dari dan ke bandara terbesar di Indonesia ini.

“Upaya kami untuk menjaga aksesibilitas tetap lancar adalah dengan membangun jembatan yang mengintegrasikan lalu lintas dari dan ke bandara, Jakarta dan Tangerang.”

“Kami menargetkan jembatan ini siap dioperasikan pada 2020,” kata Jaya.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Penampakan Danau Bandara Soetta yang Dibangun Fasilitas Jembatan Layang Mirip Semanggi, https://wartakota.tribunnews.com/2019/09/03/penampakan-danau-bandara-soetta-yang-dibangun-fasilitas-jembatan-layang-mirip-semanggi?page=3.
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto

Di urutan ke-18 di Dunia, Bandara Soekarno-Hatta Tersibuk di Asia Tenggara

by admin |September 23, 2019 |0 Comments | News | , ,

Dalam daftar terbaru ini, Bandara Soekarno Hatta kembali berada di posisi ke-18. Di lingkup ASEAN, Bandara Soekarno Hatta berada di posisi teratas setelah sekali lagi mengungguli Bandara Changi di Singapura di peringkat ke-19.

Berikut 20 bandara tersibuk di dunia menurut data Annual World Airport Traffic Report per 16 September 2019:

  1. Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta (Georgia, AS): 107,4 juta penumpang
  2. Bandara Internasional Ibukota Beijing (China): 101 juta
  3. Bandara Internasional Dubai (Uni Emirat Arab): 89,1 juta
  4. Bandara Internasional Los Angeles (California, AS): 87,5 juta
  5. Bandara Haneda Tokyo (Jepang): 86,9 juta
  6. Bandara Internasional O’Hare Chicago (Illinois, AS): 83,2 juta
  7. Bandara Heathrow London (Inggris): 80,1 juta
  8. Bandara Internasional Hong Kong (China): 74,5 juta
  9. Bandara Internasional Pudong Shanghai (China): 74 juta
  10. Bandara Paris Charles de Gaulle (Prancis): 72,2 juta
  11. Bandara Schiphol Amsterdam (Belanda): 71 juta
  12. Bandara Internasional Indira Gandhi New Delhi (India): 69,9 juta
  13. Bandara Internasional Guangzhou Baiyun (China): 69,7 juta
  14. Bandara Frankfurt (Jerman): 69,5 juta
  15. Bandara Internasional Dallas / Fort Worth (Texas, AS): 69,1 juta
  16. Bandara Internasional Atatürk Istanbul (Turki): 68,4 juta
  17. Bandara Internasional Incheon Seoul (Korea Selatan): 68,4 juta
  18. Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta (Indonesia): 65,7 juta
  19. Bandara Changi Singapura (Singapura): 65,6 juta
  20. Bandara Internasional Denver (Colorado, AS): 64,5 juta.

Upaya Bandara Soekarno-Hatta Kembangkan Transportasi Publik

by admin |September 5, 2019 |0 Comments | News

Dalam Forum Perhubungan bertajuk “Perpres Mobil Listrik Terbit: What’s Next?” pada 29 Agustus 2019 lalu, Presiden Direktur PT. Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, menyampaikan porsi penggunaan transportasi publik dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih bisa ditingkatkan.

“Jumlah penumpang pesawat di Soekarno-Hatta setiap hari rata-rata 200.000 orang dan pekerja sekitar 50.000 orang. Dari jumlah itu, yang memanfaatkan transportasi publik baru 40 persen dan sisanya 60 persen masih menggunakan kendaraan pribadi,” ucapnya dalam keterangan resmi.

“Angkasa Pura II sebagai penyedia layanan di bandara ingin bekerja sama dengan para operator transportasi publik agar semakin banyak yang memanfaatkan angkutan massal untuk menuju ke Soekarno-Hatta atau sebaliknya,” imbuhnya.

PT. AP II selaku operator Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyatakan, saat ini jumlah transportasi publik sudah memadai. Ada 7 operator taksi reguler yang mengoperasikan sekitar 5.000 unit, dan 2 operator taksi eksekutif dengan 860 unit armada.

Kemudian untuk angkutan bus ada 7 perusahaan otobus dengan total armada 423 unit, dan 6 persuahaan travel dengan minibus berjumlah 93 unit armada.

“Apabila ada operator transportasi publik yang ingin membuka layanan baru di Soekarno-Hatta kami akan sangat menerima, seperti misalnya Transjakarta yang dalam waktu dekat akan membuka layanan dari Pantai Indah Kapuk ke Soekarno-Hatta,” lanjut Muhammad Awaluddin.

Selain pengadaan transportasi publik, Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga mengarahkan pengembangannya ke kendaraan bermotor listrik (electric vehicle) untuk mewujudkan konsep eco-airport.

Saat ini di bandara yang terletak di Cengkareng, Tangerang, tersebut ada tujuh jenis transportasi berbasis listrik. Mulai dari Skytrain, taksi listrik yang bekerja sama dengan Blue Bird, bus listrik karya PT. MAB, maupun alat transportasi di dalam terminal seperti skuter listrik GrabWheels yang berkolaborasi dengan Grab, segway, dan baggage towing tractor.

Ke depannya, tidak menutup kemungkinan jenis transportasi berbasis listrik kian bertambah, karena ada rencana pengadaan bus penumpang berbasis listrik di airside.

“Setelah pemanfaatan kendaraan listrik optimal di Soekarno-Hatta maka selanjutnya akan dikembangkan kendaraan tanpa awak atau autonomous vehicle untuk operasional di dalam bandara,” pungkas Muhammad Awaluddin.**

Sumber : https://www.goodnewsfromindonesia.id

Jembatan Hubungkan Bandara Soetta – Tangerang – Jakarta Siap 2020

by admin |Agustus 29, 2019 |0 Comments | News

TEMPO.CO,Tangerang– PT Angkasa Pura II saat ini tengah membangun jembatan penghubung antara Bandara Soekarno – Hatta – Tangerang dan Jakarta. “Kami targetkan jembatan ini siap dioperasikan pada 2020,” ujar President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, Kamis 29 Agustus 2019.

Jembatan itu dibangun tepat di depan pintu masuk serta menghubungkan dua jalan yang mengelilingi bandara yaitu Jalan Perimeter Utara dan Jalan Perimeter Selatan. Jembatan yang nantinya memiliki 4 lajur dengan total terdapat 9 bagian pekerjaan yakni frontage utara, interchange utara, diagonal utara, clover utara, frontage selatan, interchange selatan, diagonal selatan, clover selatan, dan jembatan utama.

Awaluddin mengatakan dengan adanya infrastruktur baru tersebut membuat lalu lintas kendaraan bermotor di kawasan Soekarno-Hatta, Tangerang, dan Jakarta menjadi terintegrasi.

Sejauh ini, kata Awaluddin, kendaraan bermotor memiliki sejumlah alternatif, baik dari Jalan Perimeter Utara langsung menuju Perimeter Selatan dan sebaliknya, atau dari Perimeter Utara/Perimeter Selatan menuju arah bandara/Jakarta.

Menurut Awaluddin, jumlah pergerakan kendaraan bermotor dari dan menuju Soekarno-Hatta cukup tinggi, seiring dengan jumlah penumpang pesawat yang mencapai 60-70 juta penumpang per tahun.

“Setiap bulannya, taksi di Soekarno – Hatta melayani  hingga 200.000 perjalanan penumpang, dan bus mencapai sekitar 29.000 perjalanan,” katanya

Sementara itu, Awaluddin melanjutkan, pergerakan kendaraan bermotor yang melintas pintu tol Sedyatmo dari dan ke bandara pada weekday dan weekend dapat mencapai 1.500 satuan mobil penumpang (smp)/jam pada jam sibuk. Pergerakan di ruas jalan lain di bandara dan sekitarnya dapat lebih dari itu yakni berkisar 2.000-6.000 smp/jam.

Awaluddin mengatakan Soekarno – Hatta telah menjadi magnet pertumbuhan ekonomi sehingga aksesibilitas menjadi hal yang cukup penting.“Cukup banyak aktivitas bisnis bermunculan di sekitar bandara seperti saat ini sudah ada sejumlah hotel dan wilayah perkantoran sehingga aksesibilitas menjadi hal yang penting agar operasional bandara juga tidak terganggu.”

Menurut Awaluddin, membangun jembatan penghubung yang berbentuk setengah daun Semanggi itu yang mengintegrasikan lalu lintas dari dann ke bandara, Jakarta dan Tangerang adalah upaya Angkasa Pura II untuk menjaga aksesibilitas tetap lancar.

Awaluddin berharap, keberadaan infrastruktur ini nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi kawasan sekitar bandara untuk mendorong lebih bergeliatnya aktivitas perekonomian.

Sumber : https://bisnis.tempo.co

Testimoni Rizki Tanjung (Pramugari)

by admin |Agustus 19, 2019 |0 Comments | News | , ,

Rizki Tanjung berkerja sebagai Lion Air Flight Attendant yang telah tinggal di Bandara City Apartment

Yuk, kita simak testimoni dari Rizki…

 

Page 1 of 612345...Last »
WhatsApp chat