fbpx
sales@bandaracity.com

News

Bandara Soekarno Hatta Siapkan Terminal Berbiaya Murah

by admin |Mei 10, 2019 |0 Comments | News

PT Angkasa Pura (AP) II siap mengoperasikan Terminal 2F Bandara Soekarno Hatta, Tangerang menjadi LCCT (low cost carrier terminal) atau terminal bandar udara berbiaya rendah mulai 1 Mei 2019. Pengoperasioan itu terlaksana berkat upaya Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Pengoperasian Terminal 2F akan menawarkan ketentuan tarif yang lebih murah, dibanding terminal lain di Bandara Soekarno Hatta.

“Kami sudah membahas dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bahwa secara formal siap mengoperasikan Terminal 2F sebagai LCCT pada 1 Mei mendatang. Sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden yang kemudian diinstruksikan melalui Menteri BUMN, Menteri Perhubungan, dan Menteri Pariwisata,” ujar Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin, Jumat (26/4).

Menurut Awaluddin, dengan adanya LCCT, Soekarno-Hatta bisa lebih memperluas konektivitas. Juga memperluas pangsa pasar khususnya di segmen penerbangan berbiaya murah. Apalagi pertumbuhan LCC kini sangat pesat di seluruh dunia.

“Segmen LCC tumbuh cukup pesat di seluruh dunia termasuk di Asia Tenggara, dan Soekarno-Hatta bersiap untuk meraih pasar itu,” ujar Muhammad Awaluddin.

Pertumbuhan LCC di Bandara Soekarno Hatta pun meningkat signifikan. Pada 2018, LCC khusus rute internasional di Soekarno-Hatta mencapai sekitar 30 persen dari total penumpang rute internasional yang berjumlah 15,5 juta orang.

Sedangkan pada periode 1 Januari-24 April 2019, penumpang LCC tercatat 1,32 juta orang. Angka tersebut ini naik hampir dua persen dibandingkan dengan 1 Januari-24 April 2018 sebanyak 1,34 juta orang.

Pertumbuhan penumpang ini berbanding lurus dengan pertumbuhan pergerakan pesawat. Di periode yang sama pergerakannya mencapai 9.604 pergerakan. Angka ini pun naik 5,03 persen dibandingkan dengan 1 Januari-24 April 2018.

“Penerbangan murah menjadi tren di kalangan traveler khususnya mereka yang termasuk generasi milenial. Di Soekarno-Hatta sendiri, sekitar 60 persen penumpang pesawat adalah generasi milenial,” tambah Muhammad Awaluddin.

Muhammad Awaluddin mengatakan LCC Terminal 2F didesain sesuai kebutuhan traveler yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan, dan kemudahan.

Demi memenuhi kebutuhan itu, jumlah check-in desk di LCC Terminal 2F tentunya juga akan dikurangi. Dari 20 unit pada 2020 menjadi 10 unit pada 2022. Di sisi lain, jumlah fasilitas self check-in ditambah menjadi 40 unit.

Seiring dengan itu, fasilitas self bag drop ditambah dari 10 unit pada 2020, menjadi 20 unit pada 2022.

“Pelayanan fokus pada digitalisasi seperti web check-in, self check-in dan self bag drop. Ini kami sebut dengan technology implementation for value added services. Berbagai layanan berbasis teknologi juga selalu di update. Secara umum, LCC Terminal 2F didesain untuk mewujudkan proses keberangkatan yang cepat, pengalaman perjalanan yang menyenangkan, dan pelayanan bernilai tambah yang berbeda dari biasanya,” jelas Muhammad Awaluddin.

Program aktivasi di terminal nantinya juga menjadi bagian penting pelayanan kepada traveler milenial. Tidak hanya itu, maskapai LCC juga mendapat insentif landing rates jika membuka rute internasional baru.

Selain itu juga ditambah dengan bebas biaya promosi di digital media dan sosial media milik Angkasa Pura II. “Saat ini Terminal 2 berkapasitas sembilan juta penumpang per tahun, setelah revitalisasi usai pada 2022 maka kapasitas akan bertambah menjadi 24 juta penumpang per tahun,” ungkap Muhammad Awaluddin.

Mendengar hal tersebut, Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya pun langsung sumringah. Menurut Menpar LCCT bukan kebutuhan pariwisata, tapi keniscayaan Indonesia.

Tak dapat dipungkiri, LCCT adalah komponen penting untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Hal ini tentunya guna memenuhi target Presiden Jokowi sebesar 20 juta kunjungan wisman di tahun 2019.

“Target wisman sebanyak 20 juta sampai akhir 2019. Kalau tidak punya LCCT, target itu tidak tercapai. Jumlah Low Cost Carriers tumbuh 55 persen per tahun. Di Indonesia sendiri LCC tumbuh sekitar 12 persen per tahun. Dan itu kurang, kami butuh diatas 20 persen untuk menggapai target,” kata Menpar.

Sebagaimana diketahui, Pariwisata adalah tentang people-to-people connection. Dengan adanya pariwisata (Tourism), akan merangsang pertumbuhan transaki perdagangan (Trade) dan masuknya penanaman modal (Investment). Atau istilah Menpar Arief TTI: Tourism-Trade-Investment.

“Nah, pariwisata dapat berkembang dan wisman dapat semakin banyak masuk bila aksesnya ‘dipermudah’ salah satunya melalui adanya LCCT,” pungkas Menpar.

 

Sumber: liputan6.com

Patricia Yora, Pilot Cantik yang Punya Mobilitas Tinggi!

by admin |April 22, 2019 |0 Comments | News | , , , ,

Patricia Yora pilot cantik yang bekerja di maskapai Garuda Indonesia, tentunya memiliki jadwal penerbangan yang sangat padat.

Sebagai seorang pilot perempuan yang akrab dipanggil Yora ini sering banget ditanya, “Memangnya bisa berbagi waktu dengan keluarga?” dan banyak juga yang bilang, “Kerja dengan waktu yang nggak menentu, terbang sana sini, pasti jauh dan susah ketemu keluarga!”

Baca juga : Yuk lihat unit apartemennya Pramugari

Tentunya itulah yang membuat Yora memerlukan strategi management waktu dan lokasi! Dengan schedule Yora yang padat, lokasi tempat tinggal jauh dari bandara pastinya akan menguras banyak energi dan waktu. Belum lagi capek pulang terbang ditambah macet.

Nah, solusi permasalahan hunian nyaman dekat bandara adalah dengan adanya Bandara City Apartment. Dengan suatu konsep one stop living, dimana semua fasilitas lengkap berada dalam satu kawasan. Pas banget buat kalian yang bekerja sebagai di bandara! Ada promo menarik juga loh untuk Air Crew!

Mau informasi lebih lanjut? Langsung aja hubungi dibawah ini:

☎ 0811-8749-778

sales@bandaracity.com

www.bandaracity.com

Berusia 34 Tahun, Bandara Soetta Masih yang Tersibuk di Asia Tenggara

by admin |April 4, 2019 |0 Comments | News | , ,

Senin 1 April 1985, Bandara Internasional Soekarno-Hatta akhirnya beroperasi, usai peresmian sehari sebelumnya. Setelah penantian selama satu dasawarsa, Indonesia akhirnya memiliki sebuah bandara yang megah, luas dan berkelas dunia. Bandara Internasional Soekarno-Hatta atau Bandara Soetta yang berlokasi di Tangerang, Banten beroperasi menggantikan fungsi Bandara Kemayoran di Jakarta Pusat dan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur.

Bandara Kemayoran sendiri kini sudah dinonaktifkan, sedangkan Bandara Halim Perdanakusuma difungsikan untuk penerbangan militer, VVIP, charter, dan beberapa penerbangan domestik.

Bandara Soetta memiliki kode IATA CGK, sedangkan nama yang populer di masyarakat adalah Bandara Cengkareng lantaran berdekatan dengan wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Meskipun secara geografis berada di Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten.

Bandara ini dibangun karena Bandara Kemayoran yang awalnya ditujukan untuk penerbangan domestik dianggap terlalu dekat lokasinya dengan basis militer Indonesia, yaitu Bandara Halim Perdanakusuma. Frekuensi penerbangan sipil yang semakin meningkat dianggap mengancam kelangsungan lalu lintas internasional maupun kepentingan militer.

Oleh karena itu, pada awal 1970-an, mulailah dicari lokasi yang berpotensi untuk dijadikan bandara baru dengan bantuan USAID. Di antaranya Kemayoran, Malaka, Babakan, Jonggol, Halim, Curug, Tangerang Selatan dan Tangerang Utara yang berakhir dengan dipilihnya Tangerang Utara sebagai lokasi alternatif.

Pada akhir Maret 1975, disepakati rencana pembangunan 3 landasan pacu, jalan aspal, 3 bangunan terminal internasional, 3 terminal domestik dan 1 terminal haji di Bandara Soekarno-Hatta. Terminal domestik yang direncanakan bertingkat 3 dibangun antara tahun 1975 hingga 1981 dengan biaya tak kurang dari USD 465 juta.

Bandar udara ini dirancang oleh arsitek Perancis Paul Andreu, yang juga merancang Bandar Udara Charles de Gaulle di Paris, Perancis. Salah satu karakteristik besar bandara ini adalah gaya arsitektur lokalnya, dan kebun tropis di antara lounge tempat tunggu.

Kini, Bandara Soetta memiliki luas 18 km², dengan 2 landasan paralel yang dipisahkan oleh 2 taxiway sepanjang 2,4 km. Terdapat dua bangunan terminal utama: Terminal 1 untuk semua penerbangan domestik kecuali penerbangan yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia dan Terminal 2 melayani semua penerbangan internasional juga domestik oleh Garuda.

Setiap bangunan terminal dibagi menjadi 3 concourse. Terminal 1A, 1B, dan 1C digunakan (kebanyakan) untuk penerbangan domestik oleh maskapai lokal. Terminal 1A melayani penerbangan oleh Lion Air dan Wings Air. Terminal 1B melayani penerbangan Lion Air. Sedangkan terminal 1C melayani penerbangan oleh Airfast Indonesia, Batik Air dan Citilink.

Terminal 2D dan 2E digunakan untuk melayani semua penerbangan internasional maskapai asing, antara lain Etihad Airways, Asiana Airlines, Cathay Pacific Airways dan Qantas Airways. Terminal 2D untuk semua maskapai luar yang dilayani oleh PT Jasa Angkasa Semesta, salah satu kru darat bandara.

Terminal 2E untuk maskapai internasional yang dilayani oleh Garuda, termasuk semua penerbangan internasional Garuda dan Merpati. Terminal 2F untuk penerbangan domestik NAM Air, Sriwijaya, dan Air Asia Indonesia.

Sementara Terminal 3 Domestik Bandara Soetta yang selesai dibangun pada 15 April 2009 digunakan oleh maskapai penerbangan Garuda untuk tujuan domestik. Sisanya digunakan oleh Terminal 3 Internasional yang antara lain diisi maskapai Air Asia, Japan Airlines, Korean Airlines, dan Singapore Airlines.

Menurut data Airports Council International, Bandara Soetta menduduki peringkat ke-18 sebagai bandara tersibuk di dunia. Bahkan, bandara ini menjadi bandara tersibuk di Asia Tenggara dan melampaui Bandara Changi di Singapura.

Sepanjang 2018 lalu, tercatat ada sekitar 66,9 juta penumpang yang melakukan perjalanan udara melalui Bandara Soekarno-Hatta. Kalau dihitung secara rata-rata, sebanyak 183 ribu orang yang terbang dari dan ke Bandara Soetta setiap harinya.

Sedangkan menurut data dari PT Angkasa Pura, ada sekitar 1.300 pesawat yang terbang dan mendarat di bandara ini setiap hari. Itu berarti setidaknya ada satu penerbangan setiap 70 detik dan mengalahkan Bandara Changi Singapura yang melayani satu penerbangan setiap 80 detik.

Selain itu, sejumlah fasilitas juga terus ditambah, khususnya sarana transportasi. Sebelumnya, perjalanan menuju bandara hanya bisa diakses dengan mobil atau sepeda motor. Sedangkan transportasi umum yang diperbolehkan masuk ke area bandara hanyalah taksi dan bus Damri.

Pada 26 Desember 2017, kereta bandara Railink secara resmi dibuka untuk melayani penumpang dari dan menuju Bandara Soetta. Dengan begitu, orang-orang yang ingin bepergian dengan pesawat tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke bandara.

Selain kereta bandara, ada juga kereta layang atau skytrain dengan rute antarterminal, termasuk juga dari dan ke stasiun kereta bandara. Jadi, orang-orang di bandara juga tidak akan kesulitan kalau harus berpindah dari satu terminal ke terminal lain.

Bandara Soetta saat ini juga memiliki 180 gerai lapor-masuk (check-in counter), 42 pengklaiman bagasi, dan 45 gerbang. Setiap sub-terminal (A-F, terminal 1-2) memiliki 25 gerai lapor-masuk, 5 pengklaiman bagasi (8 di 2D-2E) dan 7 gerbang. Sedangkan terminal 3 memiliki 30 gerai lapor-masuk, 6 pengklaiman bagasi dan 3 gerbang.

Sumber : Liputan6.com

Pilih Apartemen Lantai Atas atau Bawah ya..?

by admin |Maret 27, 2019 |0 Comments | News

Posisi atau letak apartemen akan menentukan harganya. Apartemen dengan posisi lantai lebih tinggi dan memiliki arah hadap pemandangan yang menarik tentu dikenakan harga berbeda.
Hal itu berarti semakin menawan pemandangan yang bisa dilihat, semakin tinggi pula harga apartemen tersebut. Karena itulah, calon pembeli perlu memikirkan sungguh-sungguh letak lantai apartemennya supaya bisa memperoleh harga yang sesuai.

Berikut ini keuntungan dan kerugian dalam mempertimbangkan posisi apartemen:
Posisi Lantai Apartemen
Pemandangan indah adalah dambaan setiap orang. Umumnya, orang akan memilih apartemen lantai delapan ke atas karena menyuguhkan pemandangan yang indah.
Sebagai contoh, apartemen di kota-kota besar akan memanjakan mata dengan pemandangan kota di bawah langit biru. Namun, untuk apartemen tertentu, ada tambahan biaya supaya bisa mendapatkan unit dengan view tersebut.
Manfaat kedua, kebisingan terasa lebih rendah dengan semakin tingginya posisi lantai apartemen. Selain itu, keamanan posisi lantai atas relatif lebih terjamin meski bukan suatu kepastian.
Di sisi lain, ada kekurangan posisi apartemen di lantai atas, di antaranya kesulitan memasukkan furnitur. Kekurangan berikutnya yaitu jika dalam kondisi darurat, misalnya terjadi gempa atau kebakaran.
Apartemen di bawah lantai delapan belum tentu tidak bernilai jual. Pemandangan di apartemen di lantai bawah bisa diperoleh dengan memilih unit yang menghadap ke taman atau kolam renang. Apartemen di bawah lantai delapan belum tentu tidak bernilai jual. Pemandangan di apartemen di lantai bawah bisa diperoleh dengan memilih unit yang menghadap ke taman atau kolam renang.

Namun, apartemen di bawah lantai delapan belum tentu tidak bernilai jual. Pemandangan di apartemen di lantai bawah bisa diperoleh dengan memilih unit yang menghadap ke taman atau kolam renang.
Biasanya orang memilih apartemen di lantai bawah karena posisinya lebih dekat dengan lantai dasar sehingga aksesnya lebih mudah.
Anda juga bisa mengirit waktu ketika hendak keluar dan ketika ada rencana memasukkan atau mengganti furnitur akan lebih gampang.
Satu hal yang harus diperhatikan saat memilih apartemen di lantai dasar, hindari unit yang terletak di antara pintu masuk gedung, tangga darurat, serta fasilitas umum, seperti pusat kebugaran dan lift.
Hal ini untuk menghindari kebisingan sehingga Anda tetap merasa nyaman.
Biasanya, pertimbangan orang saat memilih posisi apartemen tergantung kebutuhan. Posisi apartemen di lantai rendah umumnya dipilih oleh keluarga yang mempunyai anak kecil, orang lanjut usia, dan mereka yang takut dengan ketinggian.

Arah hadap
Mempertimbangkan arah hadap juga penting saat memilih posisi unit apartemen. Pemandangan yang berbeda di masing-masing sisi menjadi keunikan tersendiri pada apartemen yang dimiliki
Sebagai contoh, ada kamar apartemen di sisi utara dan timur yang menghadap ke jalan, sisi selatan menghadap ke taman dan kolam renang, dan sisi barat menghadap ke permukiman penduduk di sekitarnya.
Faktor arah hadap biasanya menentukan harga apartemen. Semakin indah pemandangan yang bisa dilihat, otomatis semakin tinggi harganya.
Ada pula sejumlah pembeli apartemen yang mengutamakan faktor kesehatan, misalnya dengan melihat arah masuknya sinar matahari pagi yang bisa menyehatkan tubuh.
Setelah mempertimbangkan sejumlah keuntungan dan kerugian di atas, sekarang saatnya Anda memilih apartemen sebagai pilihan investasi sesuai dana Anda masing-masing.

Bagi Anda yang mencari apartemen di sekitar Bandara Soekarno Hatta, baik untuk ditempati maupun investasi, salah satu lokasi yang pantas dilirik yaitu di Bandara City.

HANYA DI APARTEMEN BANDARA CITY
* 10 menit dari Bandara Soekarno Hatta & 10 menit ke tol Jakarta.
* Lokasi Super Strategis, Diapit Pengembangan Bandara Soetta & PIK2
* Unit Luas mulai dari 33m2 (hari gini tinggal di kamar sempit?)
* Fasilitas Lengkap:
– Mall: Bioskop (Blitz), Hypermarket (Super Indo), Resto & Cafe (Jco, Breadtalk, Bakmi Naga, Ayam Goreng Karawaci, Kopitiam, etc), Entertainment (DIVA Karaoke, Billiard), etc.
– Sky Garden, Kids Playground & Swimming Pool
– Cicilan Hanya 3 jutaan/bulan
– Potensi Sewa hingga 35jt/thn!
– Hunian populer Airport Crew

5 Tips Menata Apartemen Tipe Studio

by admin |Maret 21, 2019 |0 Comments | News | , , , ,

Bagi mereka yang masih single, tinggal di apartemen bertipe studio tentu masih sangat memungkinkan.

Meski luasannya tidak besar, aktivitas penghuni di dalamnya dapat berlangsung secara optimal.

Umumnya, apartemen bertipe studio memiliki satu ruang yang mengakomodir beragam aktivitas, mulai ruang tamu sebagai ruang utama, dapur dan ruang makan, kamar tidur dan kamar mandi.

Namun, agar beragam fungsi di dalam satu ruang bertipe studio ini berjalan secara baik dan nyaman dihuni, diperlukan penataan interior yang tepat.

Inilah 5 tips menata apartemen tipe studio.

1. jangan gunakan sekat masif

Sekat tak masif semacam partisi terkadang bisa membuat ruangan terlihat lebih sempit.

Oleh Karena itu, gunakan pembedaan antarruang dengan memainkan ketinggian lantai atau dengan melapisi karpet.

2. Isi dapur dengan warna putih

Dapur adalah area yang tepat berada di sisi kanan kamar tidur.

Orang yang merebahkan tubuhnya di atas kasur mau tak mau akan melihat dapur dari sudut mata.

Supaya keberadaan dapur tak terlalu mengganggu, sebaiknya menggunakan warna putih sebagai warna mayoritas area dapur.

Langkah ini membuat dapur tetap terlihat, tapi tidak terlalu mendistraksi.

3. Perbanyak storage

Mana bisa kamu beristirahat bila banyak barang-barang yang berserakan?

Supaya hal ini tak terjadi, kamu bisa mengantisipasinya dengan memperbanyak ruang penyimpanan.

Karena apartemen memiliki luas yang terbatas, manfaatkan saja setiap celah untuk dijadikan storage, mulai dari bagian bawah meja bar hingga kolong tempat tidur.

Barang-barang tersimpan rapi, waktu istirahat pun tak terusik.

4. Warna-warna netral

Agar mata kamu sebagai penghuni pemilik apartemen tidak lelah, sebaiknya tidak menggunakan warna-warna cerah di dalam ruang.

Kamu bisa menggunakan warna putih, abu-abu, dan warna kayu.

Selain mempermudah relaksasi, warna-warna ini juga menggambarkan personality pemilik rumah yang minimalis.

Baca juga :Video Eksklusif! Beginilah Apartemen Milik Gandhi Fernando, Nyaman!

5. Jauhkan area kerja

Supaya waktu istirahat tidak terganggu dengan pekerjaan, sebaiknya kamu menjauhkan meja kerja dari tempat tidur.

Meja kerja bisa diletakkan berseberangan dengan tempat tidur, bersisian dengan dapur.

Letaknya yang jauh tentu akan mengurangi minat kamu untuk menyentuh pekerjaan.

Mudah bukan? Selamat mencoba. (*)

Sumber : grid.id

Yuk, Lihat Unit Apartmennya Pramugari

by admin |Februari 14, 2019 |0 Comments | News | , , , , ,

Saatnya berkenalan dengan penghuni Bandara City Apartment minggu ini, Alisha Asih @_shaash salah satu Batik Air Cabin Crew.
Sebagai pramugari, Alisha dituntut untuk selalu mobile dan aktif dengan jadwal terbang yang padat. Karna itulah Alisha membutuhkan hunian yang praktis dan nyaman semua itu hanya di Bandara City.

Yuk, kita simak apa yang dikatakan Alisha Asih…

 

Inilah Keuntungan Sewa Apartemen yang Berlokasi di Kawasan Bandara!

by admin |Februari 7, 2019 |0 Comments | News | , ,

Kebutuhan sewa apartemen dekat bandara dianggap sebagai prospek menggiurkan bagi pengembang. Selain permintaan dari orang-orang yang bekerja atau memakai bandara, jumlah bandar udara yang mengalami peningkatan menjadi latar belakang kemunculan properti tersebut. Bahkan wacana seputar airport city mulai dipertimbangkan demi menunjang kebutuhan tersebut.

Jika kalian termasuk orang yang sering bepergian memakai pesawat atau bekerja di bandara dan sedang memikirkan hunian baru, keberadaan apartemen bisa saja membantu. Pasalnya, menyewa apartemen di bandara membawa sejumlah keuntungan seperti:

  • Memudahkan rencana traveling

Masalah menjelang atau sepanjang traveling tak jarang datang walau kalian sudah mempersiapkan itinerary sematang mungkin. Salah satu gangguan yang kerap dihadapi adalah transportasi dan waktu perjalanan. Kalian yang tinggal di kota besar seperti Jakarta pasti was-was saat berhadapan dengan macet, sedangkan pesawat kalian akan berangkat dalam hitungan menit. Selain berangkat lebih awal dari jadwal, memiliki hunian yang jaraknya hanya 1 atau 2 kilometer dari bandara juga dinilai sebagai solusi ampuh buat kalian yang tidak mau dikejar waktu atau keterlambatan.

  • Tidak bosan saat menghadapi delay

Mimpi buruk selanjutnya yang tidak diharapkan penumpang pesawat adalah delay atau penundaan, apalagi kalau sampai berjam-jam. Walau pihak maskapai kerap memberi kompensasi, penumpang tetap tak bisa mengenyahkan kejenuhan yang mereka hadapi. Apalagi sebagian bandara di Indonesia belum seperti bandara di negara-negara maju yang sudah dilengkapi fasilitas publik seperti mal hingga hotel. Akan tetapi, kebosanan menunggu pesawat dapat teratasi kalau kalian punya unit apartemen di sekitar bandara. Kalian dapat pulang sebentar dan kembali ke bandara menjelang keberangkatan berikutnya.

Baca juga : Yuk lihat unit apartemennya Pramugari

  • Sesuai untuk para petugas bandara

Seperti yang telah disinggung, sewa apartemen dekat bandara merupakan keputusan paling bijak sekaligus menguntungkan bagi staf bandara. Kalian tidak akan menghadapi jalan padat di waktu-waktu penting maupun terlambat bekerja. Terutama untuk pilot dan pramugara/i yang notabene mempunyai waktu kerja yang berbeda dari pegawai kantoran. Selain itu, kalian juga tak perlu mencemaskan layanan dan fasilitas yang diberikan pengembang apartemen. Unit-unit hunian sudah dilengkapi furnitur dan perlengkapan lainnya yang dapat kalian sesuaikan dengan kebutuhan.

  • Akses serba cepat tanpa hambatan

Berkaitan dengan poin sebelumnya, akses yang lebih cepat dan dekat menjadi perbedaan besar di antara apartemen di perkotaan dengan apartemen sekitar bandara. Bukan cuma mudah menjangkau bandar udara, kalian juga tidak akan menghabiskan waktu di jalan saat akan pergi ke fasilitas publik lain seperti mal, restoran makan, rumah sakit, hingga institusi pemerintah. Apartemen yang dekat dengan bandara memudahkan kalian menjangkau jalan tol, sehingga peluang terjebak kemacetan tidak setinggi saat kalian ada di jalan-jalan utama pusat kota.

  • Investasi properti yang menguntungkan

Jumlah apartemen di sekitar bandara mungkin belum sebanyak apartemen di perkotaan. Akan tetapi, aktivitas bandara yang tidak pernah sepi membuat pengembang optimis untuk terus membangun lebih banyak properti di kawasan tersebut. Dengan kata lain, apartemen yang kalian sewa berpotensi jadi investasi jangka panjang yang menguntungkan di kemudian hari. Peluang bagus seperti ini perlu kalian pertimbangkan baik-baik, apalagi kalau kalian berencana membeli properti yang lebih bagus dan butuh modal menjanjikan yang nilai jualnya stabil atau terus naik.

Itulah kelebihan-kelebihan yang akan kalian dapatkan setelah sewa apartemen dekat bandara. Mudah-mudahan kalian tidak ragu lagi untuk menetapkan keputusan final mengenai tempat tinggal.

 

Segera Nikmati Fasilitas Swimming Pool

by admin |Januari 10, 2019 |0 Comments | News | , , ,

Cari hunian itu yang berfasilitas lengkap, dekat dengan tol Jakarta dan Bandara Soetta, seperti di Bandara City Apartment, dong! Hunian Zaman Now Pertama yg diapit Big Mega Projek. Mau tahu lebih banyak?

Dengan tinggal di Bandara City Apartment, kamu bisa lho nikmati sensasi berenang dan aktifitas lainnya, kolam renang itu dapat menjadi tempat relaksasi paling optimal. Tempat yang paling pas untuk memberikan tubuh kamu dengan Vitamin D alami!
Ayo nikmati fasilitas ini dengan memiliki unit di Bandara City Apartment dengan cicilan hanya 3 jutaan/bulan.

Dapatkan informasi selengkapnya dengan menghubungi Marketing Gallery kami dibawah ini:
☎021-5555 268
📱 0811 874 9778 (Whatsapp) sales@bandaracity.com
www.bandaracity.com

Keuntungan Sewa Apartemen yang Berlokasi di Kawasan Bandara

by admin |Desember 17, 2018 |0 Comments | News | , , , ,

Kebutuhan sewa apartemen dekat bandara dianggap sebagai prospek menggiurkan bagi pengembang. Selain permintaan dari orang-orang yang bekerja atau memakai bandara, jumlah bandar udara yang mengalami peningkatan menjadi latar belakang kemunculan properti tersebut. Bahkan wacana seputar airport city mulai dipertimbangkan demi menunjang kebutuhan tersebut.

Jika kalian termasuk orang yang sering bepergian memakai pesawat atau bekerja di bandara dan sedang memikirkan hunian baru, keberadaan apartemen bisa saja membantu. Pasalnya, menyewa apartemen di bandara membawa sejumlah keuntungan seperti:

  • Memudahkan rencana traveling

Masalah menjelang atau sepanjang traveling tak jarang datang walau kalian sudah mempersiapkan itinerary sematang mungkin. Salah satu gangguan yang kerap dihadapi adalah transportasi dan waktu perjalanan. Kalian yang tinggal di kota besar seperti Jakarta pasti was-was saat berhadapan dengan macet, sedangkan pesawat kalian akan berangkat dalam hitungan menit. Selain berangkat lebih awal dari jadwal, memiliki hunian yang jaraknya hanya 1 atau 2 kilometer dari bandara juga dinilai sebagai solusi ampuh buat kalian yang tidak mau dikejar waktu atau keterlambatan.

  • Tidak bosan saat menghadapi delay

Mimpi buruk selanjutnya yang tidak diharapkan penumpang pesawat adalah delay atau penundaan, apalagi kalau sampai berjam-jam. Walau pihak maskapai kerap memberi kompensasi, penumpang tetap tak bisa mengenyahkan kejenuhan yang mereka hadapi. Apalagi sebagian bandara di Indonesia belum seperti bandara di negara-negara maju yang sudah dilengkapi fasilitas publik seperti mal hingga hotel. Akan tetapi, kebosanan menunggu pesawat dapat teratasi kalau kalian punya unit apartemen di sekitar bandara. Kalian dapat pulang sebentar dan kembali ke bandara menjelang keberangkatan berikutnya.

  • Sesuai untuk para petugas bandara

Seperti yang telah disinggung, sewa apartemen dekat bandara merupakan keputusan paling bijak sekaligus menguntungkan bagi staf bandara. Kalian tidak akan menghadapi jalan padat di waktu-waktu penting maupun terlambat bekerja. Terutama untuk pilot dan pramugara/i yang notabene mempunyai waktu kerja yang berbeda dari pegawai kantoran. Selain itu, kalian juga tak perlu mencemaskan layanan dan fasilitas yang diberikan pengembang apartemen. Unit-unit hunian sudah dilengkapi furnitur dan perlengkapan lainnya yang dapat kalian sesuaikan dengan kebutuhan.

  • Akses serba cepat tanpa hambatan

Berkaitan dengan poin sebelumnya, akses yang lebih cepat dan dekat menjadi perbedaan besar di antara apartemen di perkotaan dengan apartemen sekitar bandara. Bukan cuma mudah menjangkau bandar udara, kalian juga tidak akan menghabiskan waktu di jalan saat akan pergi ke fasilitas publik lain seperti mal, restoran makan, rumah sakit, hingga institusi pemerintah. Apartemen yang dekat dengan bandara memudahkan kalian menjangkau jalan tol, sehingga peluang terjebak kemacetan tidak setinggi saat kalian ada di jalan-jalan utama pusat kota.

  • Investasi properti yang menguntungkan

Jumlah apartemen di sekitar bandara mungkin belum sebanyak apartemen di perkotaan. Akan tetapi, aktivitas bandara yang tidak pernah sepi membuat pengembang optimis untuk terus membangun lebih banyak properti di kawasan tersebut. Dengan kata lain, apartemen yang kalian sewa berpotensi jadi investasi jangka panjang yang menguntungkan di kemudian hari. Peluang bagus seperti ini perlu kalian pertimbangkan baik-baik, apalagi kalau kalian berencana membeli properti yang lebih bagus dan butuh modal menjanjikan yang nilai jualnya stabil atau terus naik.

Itulah kelebihan-kelebihan yang akan kalian dapatkan setelah sewa apartemen dekat bandara. Mudah-mudahan kalian tidak ragu lagi untuk menetapkan keputusan final mengenai tempat tinggal.

Testimoni Serah Terima Deka Fiftin Septiani

by admin |Oktober 11, 2018 |0 Comments | News | , ,

Deka Fiftin Septiani berkerja sebagai Nam Air Flight Attendant yang telah melakukan serah terima unit Tower Sapphire Bandara City Apartment

Yuk, kita simak testimoni dari Dika…

 

Page 1 of 3123
WhatsApp chat