fbpx
sales@bandaracity.com

News

YES WE CARE

by admin |November 25, 2020 |0 Comments | News

Team Marketing Bandara City Apartment memposisikan diri sebagai orang yang mengharap pertolongan Tuhan. Mencukupkan diri di level cukup sebagai pencari ridho Tuhan semata.

Berawal kebiasaan istimewa yang luar biasa. Yaitu, kalau mau ditolong Tuhan mudahkan menolong orang lain dulu.

Mungkin wujudnya bagi-bagi makanan, ngasih makan ke orang lain. Tapi sejatinya, ini adalah upaya memenuhi faktor sebab. Karena sebab orang lain seneng, malaikat pun ikut mendoakan.

 

Tips Cerdas Memilih Apartemen untuk Pemula

by admin |November 19, 2020 |0 Comments | News

Tinggal di apartemen sering kali dinilai lebih praktis. Terlebih, apartemen biasanya terletak dekat dengan pusat bisnis dan perbelanjaan sehingga mempermudah mobilitas sehari-hari.

Tips Memilih Apartemen untuk Pemula

Tak heran jika apartemen kini makin laris, apa lagi dengan beragam fasilitas yang ditawarkan. Tapi, memilih apartemen gak boleh sembarangan lho!

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih apartemen terutama bagi para pemula.  Nah, bagi kamu yang gak mau salah pilih, simak baik-baik 8 tips memilih apartemen berikut, yuk!

1. Lokasi

Dalam memilih apartemen, lokasi gedung merupakan hal utama yang harus dipertimbangkan. Carilah apartemen yang dekat dengan pusat perbelanjaan, rumah sakit, kantor, kampus, dan fasilitas umum lainnya.

Tak hanya itu, pastikanlah kamu memilih apartemen dengan lokasi yang mudah dijangkau dengan transportasi umum sehingga tak repot bermobilisasi.

Jika terdapat sejumlah apartemen yang sama-sama berlokasi strategis, kamu bisa membandingkannya lagi dari jarak ke fasilitas umum, akses kendaraan, dan potensi kemacetan di rute sekitar apartemen.

2. Cari sesuai kebutuhan

Bagi pemula, terdapat 3 jenis apartemen yang perlu diketahui, yaitu full furnished (sudah siap dihuni), unfurnished (tidak ada furniture sama sekali), dan semi furnished (ada beberapa furniture).

Ukuran apartemen pun patut dipertimbangkan sebelum memilih apartemen. Mulai dari studio, 1 kamar tidur dan dua  kamar tidur.

Jangan sampai kamu memilih apartemen yang ‘wah’ hanya karena gengsi, ya! Hal itu malah bisa merugikan dirimu sendiri terutama dalam finansial. Carilah tipe apartemen sesuai kebutuhanmu, bukan hanya berdasarkan keinginan.

3. Cermati fasilitas yang tersedia

Tentu saja kita harus mencermati segala fasilitas yang tersedia di unit sebelum memilih apartemen.

Bagi yang memilih apartemen semi furnished atau pun furnished pastikanlah fasilitas yang tersedia di unit masih dalam keadaan baik, aman, dan nyaman.

Selain itu, luangkan pula waktumu untuk memperhatikan fasilitas pendukung  seperti sarana olahraga, bank, supermarket/minimarket, dan sebagainya. Hal ini penting lho untuk mendukung aktivitasmu sehari-hari!

4. Pertimbangkan harga sewa

Pertimbangkanlah harga sewa baik-baik sebelum memilih apartemen. Perhatikanlah apakah harga sewa tersebut worth it dengan fasilitas yang disediakan dan lokasi yang strategis.

Jangan lupa hitung juga berapa biaya pemeliharaan gedung dan tagihan lain-lain yang harus dibayar di luar biaya sewa.

Jika ingin lebih hemat, sewalah apartemen langsung dalam setahun.

5. Faktor keamanan

Salah satu nilai plus dari tinggal di apartemen adalah adanya fasilitas keamanan yang lebih ketat. Namun, kamu juga harus pertimbangkan kondisi keamanan di sekitar lingkungan apartemen, lho!

Sebelum memilih apartemen, cari tahulah soal layanan keamanan yang akan kamu dapatkan di apartemen. Pastikan pula CCTV apartemen berfungsi dengan baik untuk memantau kondisi keamanan lingkungan.

 

Source: rukita.co

Survei: Sektor Properti Masih Bertahan di Tengah Pandemi

by admin |November 9, 2020 |0 Comments | News

JAKARTA,  – Pengamat Properti dari Epic Properti M Gali Ade Nofrans mengungkapkan, Pandemi Covid-19 merupakan waktu yang tepat untuk membeli properti.
“Sekarang ini waktu sangat tepat untuk investasi atau membeli properti,” tutur Nofrans dalam webinar, Rabu (26/8/2020).
Nofrans melanjutkan, hal tersebut dilatarbelakangi pemilik properti lama yang cenderung melakukan likuidasi atau melepas asetnya untuk memenuhi kebutuhan,
baik secara bisnis maupun pribadi. Sehingga, kondisi saat ini membentuk buyers market (pasar pembeli).

Selain itu, imbuh Nofrans, pengembang dan perbankan pun mengeluarkan banyak promo untuk menarik para konsumen dalam membeli properti.
Bahkan, beberapa biaya yang seharusnya dibayar sebelum melakukan akad kredit telah dibebaskan dan dinilai menjadi momen yang baik bagi pembeli properti.
Kemudian, Pandemi Covid-19 juga memaksa para pelaku bisnis untuk ‘melek’ akan pemasaran secara digital.
Menurut Nofrans, adanya sesuatu hal yang berbau digital akan memudahkan pembeli properti untuk memiliki hunian yang diinginkan.
“Karena, semua pengembang maupun juga bank sudah gencar di media digital. Jadi, pembeli lebih mudah untuk mencari informasi, membandingkan produk yang ingin mereka dapatkan,”
kata Nofrans. Oleh karena itu, Nofrans berpesan kepada para pengembang untuk memperhatikan strategi pemasaran digital mereka.

Jadi, pengembang diminta untuk memberikan konten digital yang baik. Dengan demikian, mendapatkan atensi dari target pasar yang mereka diinginkan.
Sementara untuk segmen end-user ( pengguna akhir) dinilai masih mendominasi pasar properti akan kebutuhan hunian. Nofrans mengetahui,
beberapa pengembang menahan peluncuran produk properti terbaru. Namun tak dapat dipungkiri, pengguna akhir bisa menjadi pasar tepat harus diincar oleh pengembang
karena mereka tak dapat menunggu untuk memenuhi kebutuhan akan kepemilikan hunian.

 

Sumber: kompas.com

Investasi Apartemen dengan Lokasi Terbaik

by widi iskandar |Oktober 12, 2020 |0 Comments | News

Hunian yang didukung dengan lokasi super akses. Dekat dg tol Jakarta, PIK, dan hanya selangkah menuju Bandara Soekarano Hatta, cukup dengan 10 menit perjalanan. Selain dekat dg bandara, Bandara City menjadi Kawasan dengan perkembangan dan pusat perputaran ekonomi dengan traffic yang cukup tinggi.

Tunggu apalagi, sekarang lah momentum berinvestasi untuk masa depan Sobat BC dan keluarga hanya di Bandara City Apartment.

Kami tetap melayani Sobat BC secara ONLINE⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Bandara City Apartment tetap online, setia menemani Sobat BC kapanpun dimanapun.⁣⁣⁣⁣ Aksespun mudah.

Cara Menyegarkan Diri di Tengah Jenuh Rutinitas WFH

by widi iskandar |September 29, 2020 |0 Comments | News | , ,

WFH bukan hanya dikenal warga Jakarta, konsep ini lazim diterapkan sebagian orang di tengah pandemi. Konsep bekerja dari rumah ini nyaris sama lelahnya dengan kerja dari kantor. Aktivitas yang begitu-begitu saja mau tak mau berpotensi membikin jenuh. Kalau sudah begini, saatnya menyegarkan rutinitas sebelum pekerjaan kacau gara-gara Anda keburu ‘burnout‘.

Berikut cara menyegarkan diri di tengah kebosanan rutinitas WFH.

1. Memulai pagi dengan aktivitas baru

Sebagian orang memulai hari nyaris ‘autopilot‘. Tanpa berpikir, tubuh seolah sudah punya kendali sendiri karena Anda melakukan rutinitas serupa setiap hari. Mulai dari bangun, stretching sebentar lalu mandi dan sarapan. Kenapa tidak menyisipkan aktivitas baru di sela rutinitas ini?

Jika Anda bangun cukup pagi, coba keluar rumah atau sekadar membuka jendela untuk merasakan udara dingin pagi. Hari berikutnya, Anda bisa menyisipkan aktivitas berjemur sembari stretching di halaman rumah. Aktivitas-aktivitas baru ini bakal membuat Anda lebih segar.

2. Ganti secangkir kopi dengan teh

Perubahan kecil bisa membawa dampak besar. Setiap pagi kopi hitam selalu menemani. Kemudian secangkir lagi setelah jam makan siang. Tidak buruk memang, cuma lidah Anda hanya konsisten mengecap rasa yang sama. Tak ada salahnya mengganti kopi dengan teh atau minuman lain sehingga ada sesuatu hal yang Anda nantikan apalagi jika belum pernah dicoba sebelumnya.

Hari ini, coba ganti secangkir kopi dengan teh misalnya teh hijau. Keesokan harinya, jajal minuman yang belum pernah Anda coba misalnya peppermint tea yang memberikan sensasi dingin ‘semriwing‘ di lidah.

3. Cari cahaya alami

Lelah dengan ‘home office‘? Anda bisa mencari ‘rumah baru’ alias suasana baru. Jika biasanya Anda bekerja di meja kerja, kenapa tidak bekerja dari sofa ruang tengah?

Cara lainnya, mengutip dari The Skimm, Anda bisa bekerja dengan paparan cahaya alami. Sebaiknya cari sudut di mana banyak cahaya alami masuk. Cahaya alami akan mencegah mata lelah akibat cahaya biru dari layar monitor. Selain itu cahaya alami akan membantu Anda tidur lebih nyenyak.

4. Cara baru menulis daftar tugas

Demi fokus pada pekerjaan, orang membuat daftar tugas dan tanggung jawab beserta deadline-nya. Ini bagus tetapi bisa jadi membosankan. Sedikit perubahan bakal membuatnya lebih memicu semangat.

Melansir dari The Skimm, coba buat daftar dengan cara ‘D-List’. Anda membagi aktivitas jadi tiga bagian besar yakni, Doing, Dealing dan Dreaming.

Doing berarti tugas-tugas yang harus selesai dalam minggu ini. Dealing berisi aktivitas personal, pekerjaan rumah tangga, atau tugas lain yang harus selesai. Kemudian pada bagian Dreaming, Anda menuliskan hal-hal yang inspiratif dan memicu Anda untuk menggali lebih dalam. Tidak harus daftar ide-ide tapi juga bisa artikel yang menarik perhatian Anda dan ingin dibaca lebih lanjut.

5. Ngobrol

Yah, harus diakui WFH nyaris menihilkan keasyikan mengobrol dengan rekan kerja. Biasanya di sela deadline, Anda masih sempat bergurau dengan rekan di seberang meja. Sekarang Anda cuma bisa bergurau dengan tembok atau memutar musik agar kembali bersemangat.

Sebagai alternatif, sapa saja rekan Anda lewat teks atau telepon. Anda juga bisa menyelingi rutinitas WFH dengan sejenak menghampiri anggota keluarga atau orang di rumah.

Mengobrol sebentar bisa membuat Anda lebih bersemangat. Ini pun bisa menularkan energi positif pada orang di sekitar Anda.

 

Sumber: CNN Indonesia

 

Tips Passive Income Bisnis Sewa Apartemen

by widi iskandar |September 14, 2020 |0 Comments | News |

Bisnis sewa apartemen sekarang sedang ramai karena selain dapat menghasilkan uang secara berkala tiap bulannya dari hasil sewa kamu juga dapat memiliki propertinya sehingga dapat double investment.

Bahwasanya pada era millennial ini masyarakat urban sudah banyak yang lebih memilih untuk tinggal di apartemen di bandingkan untuk tinggal di kontrakan rumah petak atau kosan, karena pihak apartemen menyediakan fasilitas lengkap mulai dari kolam renang, tempat gym hingga mall yang berada di kawasan apartemen.

Pertimbangan Bisnis Sewa Apartemen

Ada beberapa pertimbangan juga untuk memulai bisnis sewa apartemen ini, antara lain:

1. Tentukan Target Pasar

Untuk menentukan target pasar siapa yang akan kita target, kamu bisa memilih antara mahasiswa, karyawan, hingga wirausahawan.

Selain itu kamu juga harus memilih tipe apartemen untuk target tersebut.

Misalnya jika target pasar kamu adalah mahasiswa maka kamu bisa menawarkan tipe kamar seperti tipe studio, tipe studio merupakan tipe paling kecil di apartemen dan biasanya untuk tipe ini cocok untuk yang masih single.

2. Lokasi Strategis

Langkah selanjutnya jika kamu sudah menentukan target pasar kamu, lalu kamu bisa mencari lokasi apartemen yang cocok untuk bisnis sewa apartemen ini.

Misalnya jika target pasar kamu mahasiswa maka kamu harus mencari apartemen yang lokasinya dekat dengan kampus, karena seperti yang banyak orang bilang “posisi menentukan prestasi” maka itupun berlaku untuk bisnis ini, semakin lokasi apartemen dekat dengan target pasar kita maka kesempatan untuk mendapatkan penyewa pun lebih besar.

3. Promosi

Nah jika kamu sudah menentukan target dan juga lokasi saatnya kamu mulai gencar untuk mempromosikan bisnis kamu. Kamu bisa mempromosikan via offline ataupun online. Untuk memasarkan offline kamu bisa membagikan selembaran/brosur langsung ke target kamu langsung ataupun kamu bisa menitipkan brosur itu ke warung/tempat yang bisa disinggahi oleh target pasar kamu. Jika kamu mau memasarkan online kamu bisa share informasi bisnis kamu di social media ataupun di banyak grup social media yang menjadi target pasar kamu.

 

Sumber : https://duwitmu.com

 

Dimasa Pandemi, Apartemen Menjadi Pilihan Tepat

by widi iskandar |September 8, 2020 |0 Comments | News |

Siapa sangka, di tengah masa pandemi Covid-19 seperti saat ini justru merupakan waktu terbaik beli apartemen atau jenis residensial lainnya. Indonesia Property Watch atau IPW menilai, hal tersebut disebabkan adanya sejumlah faktor serta bonus dan kemudahan yang diberikan oleh para pengembang serta pihak perbankan.

Tentu saja, semua itu akan sangat menguntungkan bagi para pembeli hunian tersebut. Mulai dari program suku bunga yang terjangkau atau pembayaran down payment yang justru dibayarkan oleh pengembang itu sendiri untuk menggaet para konsumennya.

Daya Beli Masyarakat Saat Pandemi Masih Cukup Tinggi

IPW berpendapat, kondisi pandemi Corona virus saat ini sebenarnya berbeda dengan kondisi krisis ekonomi di tahun 1998 silam. Pasalnya, saat krisis ekonomi terjadi financial crash yang membuat daya beli masyarakat menjadi sangat lemah.

Namun, dalam kondisi pandemi seperti saat ini, daya beli masyarakat, khususnya kelas menengah atas masih cukup tinggi. Hanya saja, mereka cenderung menahan diri untuk melakukan spending karena berbagai faktor.

Padahal, saat ini adalah momentum paling tepat bagi para investor maupun end user untuk membeli hunian ataupun properti lain. Sebab, ada banyak pengembang yang justru menawarkan beragam promo menguntungkan.

Alhasil, saat ini konsumen bisa membeli hunian sebagai kebutuhan pokok dengan harga kompetitif. Ditambah lagi dengan berbagai kemudahan kredit dari pihak perbankan yang telah berkomitmen dengan para pihak pengembang tersebut.

Sumber : https://blog.spacestock.com/

 

Apartemen Murah Dekat PIK-Bandara Soeta, Investasi Pintar di Masa Pandemi

by widi iskandar |Agustus 31, 2020 |0 Comments | News | , , ,

JAKARTA -.Masyarakat harus pintar berinvestasi di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Jangan sampai berniat mencari untung, malah rugi karena salah memilih.

Misalnya, memilih investasi properti apartemen. Hal yang penting menjadi perhatian, antara lain terkait lokasi. Masyarakat disarankan memilih yang benar-benar berada di lokasi strategis. Karena akan berpengaruh pada peningkatan nilai investasi setiap tahunnya.

Kemudian, properti yang dibeli penting disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki dan pilih yang benar-benar memungkinkan. Jangan sampai hanya karena berada di lokasi strategis, rela menghamburkan uang yang sangat besar.

‘Perhitungan soal angka ini menjadi penting. Minimal, perkiraan kenaikan harga setiap tahun dan apakah harga yang ditawarkan cukup masuk akal.

Bandara City menjawab dua kategori tersebut. Di kawasan superblok pertama di barat Jakarta ini, semua kemudahan hidup dirangkai dengan baik, mulai dari apartemen, mall hingga business suite.

Lokasinya benar-benar strategis. Dekat dengan gugusan pantai utara Jakarta. Cuma berjarak 2.5 kilometer dari Bandara Soekarno Hatta, 2 kilometer dari pintu tol dan hanya kurang lebih 4 menit dari pengembangan kota modern Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 maupun PIK 1 serta akan ada akses TOL baru di PIK 2 yang akan diperkirakan jadi pada Desember 2021.  Jadi Investasi anda di Bandara City pasti akan lebih untung.

Untuk dapat menghuni apartemen di Bandara City  yang terletak di Jalan Raya Perancis-Dadap ini, cukup membayar Uang Tanda Jadi. Kebijakan ini merupakan terobosan baru dan pertama kali di Indonesia.

Selain itu juga, ada banyak Promo dan Cara Bayar untuk membeli unit apartemen Bandara City ini, mulai dari Cash Keras, Cash Bertahap ataupun KPA, jadi dapat disesuaikan dengan kantong kita.

Unit apartemen juga dipastikan siap huni, tidak perlu menunggu sampai lima tahun.  Fasilitasnya lengkap, dan Parkir sangat luas serta didukung keamanan 24 jam akan memberikan rasa aman dan nyaman untuk para penghuninya.

Mereka yang serius ingin membeli, pengembang menawarkan harga tunai Rp 360 juta untuk tipe studio ukuran 28 meter2.  Dan pihak pengembang menawarkan bonus khusus bagi para pilot dan pramugari. Untuk KPA kita ada promo DP 0%. Sementara bagi yang ingin kredit via pengembang kita menyediakan promo khusus yaitu Spesial Kemerdekaan, Cukup KTP dan NPWP , Tanpa BI Checking jadi prosesnya dijamin akan sangat mudah.

Jadi, tunggu apa lagi. Segera hubungi bagian pemasaran kami di nomor telpon: 021-5555268 atau +62 811-8749-778.

New Normal Jadi Harapan Baru untuk Properti

by widi iskandar |Juli 27, 2020 |0 Comments | News

KEPUTUSAN pemerintah memasuki masa kenormalan baru (new normal) diapresiasi sektor properti. Sebab, dengan kembali berjalannya roda perekonomian diharapkan akan juga mendorong gerak sektor properti. “Untuk new normal, kami dari REI memandang positif. Sebab, dengan penerapan secara bertahap, sektor ekonomi akan mulai dapat bergerak lagi. Meski pada saat yang sama harus tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat agar tidak terjadi gelombang kedua seperti di beberapa negara,” tutur Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia Bambang Eka Jaya, kemarin.

Ia melihat pembukaan sejumlah pusat perbelanjaan beserta sebagian besar toko saat ini diimbangi dengan antusiasme pengunjung. Meski dengan pengawasan dan sistem yang ketat, sudah lebih dari 30% pengunjung mau datang ke hari pertama pembukaan mal. Meski begitu, Bambang mengingatkan pemerintah tidak bisa hanya business as usual bila ingin kembali membangkitkan sektor properti pascacovid-19. Perlu sejumlah kebijakan diterapkan guna mendorong pergerakan sektor properti. Untuk itu, beberapa waktu lalu REI telah bertemu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan mengusulkan sejumlah masukan bagi pemerintah. Dalam usulannya, REI meminta adanya realisasi dari program restrukturisasi bagi developer perumahan, khususnya pengembang besar. Salah satu sebabnya, adanya beban cashflow yang berat dan tidak adanya pemasukan signifikan dari penjualan rumah. “Ini termasuk juga untuk properti seperti hotel, mal, dan perkantoran. Usulan itu kembali disampaikan karena Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 11/POJK.03/ 2020 Tahun 2020 selama ini tidak terealisasi dan harus lebih tegas instruksinya,” tutur Bambang. Adapun usulan lain dari REI bukan hanya soal pengembang, tetapi juga sisi pasar di masyarakat, khususnya dalam hal persyaratan untuk kredit pemilikan rumah (KPR). Menurutnya, perbankan perlu melakukan relaksasi untuk syarat calon konsumen perumahan.

Perbankan diharapkan dapat memperluas segmen aproval penerima KPR bukan hanya dari kalangan pendapatan tetap seperti calon nasabah dari ASN, TNI, Polri, dan BUMN. Bank diharapkan mempermudah proses mendapatkan kredit perumahan bagi kalangan pendapatan tidak tetap. “Intinya diharapkan ada realisasi program-program pemerintah, baik mitigasi maupun relaksasi ke konsumen agar segera bisa dijalankan. Selain itu, segmennya perlu diperluas karena program pemerintah baru menyentuh ke perbankan dan konsumen MBR. Pak Menko Maritim bilang akan dibahas dengan 7 menteri terkait pekan ini,” ungkapnya.

Sumber: https://mediaindonesia.com/read/detail/320842-new-normal-jadi-harapan-baru-untuk-properti

Nikmati Layanan Virtual Tour Bandara City Apartment

by widi iskandar |Juni 19, 2020 |0 Comments | News | , ,

Hai sobat BC, di masa pademi covid-19 ini Bandara City Apartement sudah menyediakan layanan Virtual Tour Show Unit Apartemen dan Fasiliatas Lainnya.

Jadi Sobat BC yang masih belum berani keluar rumah tapi ingin melihat Show Unit maka cukup dirumah aja dan bisa lihat melalui Handpone atau PC. Silahkan klik Link dibawah ini https://bandaracity.com/virtual-tour/

Page 1 of 712345...Last »