fbpx
sales@bandaracity.com

News

2 Akses Baru di Lokasi Strategis Bandara City

by widi iskandar |Maret 19, 2020 |0 Comments | News | ,
Alasan paling kuat saat apartemen memiliki riwayat dengan harga tinggi adalah lokasinya. Lokasi menjadi pertimbangan nomor satu baik bagi penjual maupun pembeli apartemen. Ditambah lagi, apartemen saat ini sudah menjadi instrumen investasi yang mulai dilirik banyak orang. Dengan memilih lokasi strategis, investor diuntungkan lebih banyak.
Akses
Untuk menuju Bandara City tidaklah sulit karena kedepannya akan ada 2 akses baru yang memudahkan anda bolak balik ke Bandara Soekarno Hatta atau ke Jakarta.
Pertama, untuk menuju ke Bandara Soetta, Sobat BC akan dimanjakan dengan akses yang cukup dekat sekali kurang lebih 10 menit  yaitu melalui Jembatan Penghubung Jalan Perimeter Selatan dan Perimeter Utara yang akan beroperasi di pertengahan tahun 2020.
Kedua, Jalan Tol Kamal – Rajeg yang terkoneksi dengan tol Bandara Soekarno Hatta yang berencana beroperasi di akhir tahun 2021. Dengan adanya Tol ini, Sobat BC akan dengan cepat sekali menuju Jakarta dan bisa berhemat jarak 8 KM dari pintu tol  sebelumnya yang berlokasi di Rawa Bokor .
Jadikan Bandara City Apartment bagian dari investasi Sobat BC! Berikut adalah keuntungan investasi di Bandara City apartment yang mulai dari 370 Jutaan ini: – Diapit Big Mega Proyek kelas dunia
– Selangkah ke Bandara Soetta & Tol Jakarta
– Fasilitas Lengkap
– Unit Luas
– Target market yang besar dari kawasan strategis di sekitar

Yakin mau ketinggalan kesempatan meraup keuntungan yg besar dg investasi di Bandara City Apartment?

Informasi lebih lanjut hubungi marketing office kami:
☎ 021-5555 268
0811 874 9778 (Whatsapp)
sales@bandaracity.com
www.bandaracity.com

Panduan Beli Apartemen untuk Generasi Milenial

by widi iskandar |Maret 11, 2020 |0 Comments | News

Bagi generasi milenial, membeli apartemen bisa dibilang sebagai pilihan cerdas ketika memutuskan untuk memiliki tempat tinggal. Selain dari pertimbangan harga yang lebih terjangkau dibandingkan rumah tapak, fasilitas dan lokasi yang ditawarkan apartemen memang mendukung gaya hidup dan mobilitas generasi milenial.

Namun sebelum membelinya, pastikan bahwa Anda sudah memutuskan apa yang Anda butuhkan dari apartemen tersebut. Mungkin berdasarkan pertimbangan lokasi apartemennya, view dari unitnya, desain interiornya, atau mungkin furniturnya.

Pastinya apapun kriterianya, simak 5 tips berikut ini sehingga Anda mendapatkan apartemen yang sesuai kriteria Anda dengan harga terbaik.

1. Gunakan internet untuk memilih fitur yang ditawarkan

Cara termudah, Anda bisa menemukannya di Rumah.com yang bukan hanya menyediakan listing jual beli rumah saja, tapi juga unit apartemen. Klik di sini untuk pilihannya. Di sini Anda dapat menemukan apartemen idaman Anda berdasarkan harga, lokasi, dan kriteria lainnya.

2. Hindari memilih apartemen berdasarkan persepsi semata

Anda mungkin bisa mendapatkan harga yang murah pada sebuah apartemen yang punya kamar mandi dan dapur yang besar, tapi lingkungan atau fasilitasnya mungkin tidak seperti yang Anda cari, atau ada kriteria Anda yang tidak terdapat pada apartemen tersebut.

Jangan membeli apartemen berdasarkan harganya semata jika memang tidak sesuai kebutuhan Anda. Untuk mudahnya manfaatkan saja Kalkulator Keterjangkauan untuk mengukur kemampuan Anda membayar cicilan KPA sehingga Anda bisa mendapatkan apartemen yang sesuai kemampuan dan kebutuhan Anda.

3. Hubungi marketing atau agen properti

Anda bisa menghubungi marketing apartemennya atau juga memanfaatkan jasa agen properti untuk membantu pengurusan pembelian apartemen.

  • Hubungi setidaknya dua kali dan tanyakan tentang lingkungan dan para penyewa lainnya apabila apartemennya sudah dibangun dan dihuni orang. Tanyakan juga kriteria yang paling Anda inginkan dan sesuai rentang harga Anda.
  • Tanyakan juga tentang penawaran spesial sehingga mana tahu Anda bisa mendapatkan harga yang bagus.
  • Marketing atau agen tentu akan mendapatkan komisi jika akhirnya Anda membeli apartemen yang mereka sarankan. Jadi pastikan agar mereka dapat membantu Anda mendapatkan unit terbaik jika terdapat dua sampai tiga properti yang Anda suka.

4. Lakukan survei secara pribadi

Survei langsung ke apartemen dan lingkungan sekitarnya tentunya akan memberikan Anda penilaian yang lebih baik lagi. Dan jangan membatasi pencarian ke satu pilihan saja, kunjungi setidaknya dua, sehingga Anda memiliki perbandingan.

5. Selalu telepon sebelum survei ke lokasi

Sebelum Anda mengunjungi unit apartemennya, telepon lebih dulu agar Anda mendapatkan penawaran harga. Setelah Anda berada di lokasi, marketing atau agen tentunya berharap Anda akan suka dengan fitur yang ditawarkan.

Bandingkan fitur dan harga yang Anda dapatkan dengan apartemen lainnya. Dan beritahu marketing atau agen tersebut sehingga mereka mungkin mau menurunkan harganya.

6. Evaluasi kembali daftar kriteria Anda

Selama proses pencarian apartemen Anda tentu telah menyusun kriteria di dalam dan sekitar apartemen yang penting bagi Anda. Nah, jika akhirnya Anda memiliki dua properti berbeda yang harus dipilih, apakah kriteria Anda masih tetap sama?

Jadi sesuaikan daftar Anda dengan masing-masing fitur sebelum melakukan perbandingan akhir antara biaya dan nilai apartemennya. Evaluasi nilai apartemen berdasarkan penilaian dari kriteria yang telah Anda tetapkan. Pastikan cicilan KPA yang Anda bayar per bulannya sesuai kemampuan Anda, bukan memaksakan diri.

Jadi pastikan bahwa Anda memiliki kriteria yang sesuai dan penting bagi Anda sehingga membantu Anda untuk memutuskan di mana Anda akan tinggal, berdasarkan kebutuhan Anda sendiri, bukan karena korban iklan.

Sumber: Rumah.com

Tips Bagi Calon Investor Apartemen

by widi iskandar |Maret 4, 2020 |0 Comments | News |

Investasi properti masih menjadi salah satu pilihan bagi para investor. Ada tiga tips bagi para calon investor apartemen. 

Ada beragam macam instrumen investasi. Sejumlah investor memilih untuk berinvestasi di sektor keuangan.

Saham, reksadana, asuransi, unit link, obligasi, sukuk, dan lainnya menjadi pilihan. Ada juga yang memilih investasi emas.

Namun, investasi properti tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia. Rumah dan apartemen menjadi pilihan.

Bank Indonesia pernah melakukan riset yang mengungkapkan sebagian besar masyarakat Indonesia memang memilih investasi properti.

Investasi properti memiliki keuntungan berupa capital gain dan rental yield. Investor akan menikmati kenaikan harga properti.

Selain itu, investor bisa menyewakan propertinya dan mendapatkan pemasukan tambahan setiap bulan.

Tinggal di Apatemen Jadi Pilihan Tepat 

Saat ini, semakin banyak orang yang memilih tinggal di apartemen. Ada beberapa alasan yang melatarbelakanginya.

Apartemen memiliki lokasi strategis, fasilitas lengkap, bisa tinggal nyaman, keamanan terjamin, dan lainnya.

Generasi milenial pun mulai terbiasa tinggal di apartemen. Apalagi bagi mereka yang menginginkan privasi.

Bagi investor atau pemilik apartemen, tentunya hal ini menjadi peluang untuk memiliki unit dan kemudian menyewakannya.

Investor apartemen bisa membidik pangsa pasar mahasiswa/mahasiswi, profesional muda, dan juga ekspatriat.

Ada tiga tips yang bisa diterapkan oleh investor properti khususnya apartemen mulai dari lokasi, fasilitas, hingga prospek investasi.

1. Investor Apartemen Memilih Lokasi yang Strategis 

Saat membeli apartemen, investor harus jeli dalam melihat lokasi properti. Lokasi yang strategis tidak hanya terkait dengan kemudahan akses.

Apartemen tidak hanya harus dekat dengan akses jalan tol atau transportasi publik seperti kereta, bus, atau bandara.

Lokasi apartemen juga harus dekat dengan fasilitas seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, pasar, sekolah, universitas, dan lainnya.

Selain itu, apartemen juga harus dekat dengan kawasan pendidikan, kawasan bisnis, atau kawasan industri. Mereka yang memiliki aktivitas di kawasan tersebut bisa menjadi target market.

2. Investor Apartemen Menyewakan Apartemen Secara Fully Furnish

Para penyewa apartemen biasanya akan memilih apartemen yang sudah fully furnish. Setidaknya ada kitchen set, tempat tidur, hingga sofa.

Pemilik memang harus mengeluarkan dana lebih banyak karena mesti membeli peralatan dan perabotan rumah tangga.

Namun, hal ini sebanding dengan harga sewa. Harga sewa antara unit apartemen yang kosong dan fully furnished tentunya berbeda.

Untuk menarik perhatian penyewa, pemilik apartemen bisa mengaplikasikan desain interior yang minimalis.

3. Investor Apartemen Harus Mengetahui Prospek Apartemen

Investor harus jeli dalam melihat potensi investasi apartemen dan juga perkembangan kawasan sekitarnya.

Direktur Prioritas Land Indonesia Marcellus Chandra menyatakan kawasan Tangerang menjadi area yang terus berkembang. Prioritas Land merupakan developer yang membangun Majestic Point Serpong.

Tangerang khususnya Serpong memiliki sejumlah universitas ternama. Mahasiswa dan mahasiswi bisa menjadi target market.

Selain itu, tingkat kenaikan harga apartemen di Tangerang memang cukup bagus. Apalagi Tangerang memiliki sejumlah kota mandiri.

Mahasiwas/mahasiswi memang bisa menjadi target market. Saat ini, mereka mulai melirik apartemen sebagai tempat tinggal.

Orang tua pun biasanya lebih memilih apartemen sebagai hunian putra putri mereka. Apalagi apartemen memiliki fasilitas dan keamanan yang baik.

Sumber : https://artikel.rumah123.com

5 Hal Ini Kenapa Investasi Apartemen Menguntungkan

by widi iskandar |Februari 27, 2020 |0 Comments | News | , ,

Investasi apartemen adalah salah satu investasi yang paling menguntungkan di tahun 2019. Mengapa investasi apartemen menguntungkan?

Artikel ini akan membahas alasan investasi apartemen menguntungkan serta tips untuk melakukan investasi apartemen dengan baik dan aman.

5 Keuntungan Investasi Apartemen

Investasi apartemen adalah salah satu jenis investasi yang sangat berkembang.

Terbatasnya lahan di kota besar serta harga tanah di perkotaan yang semakin mahal membuat para pengembang properti mulai mempertimbangkan pilihan hunian vertikal.

Hunian vertikal seperti apartemen memiliki daya tariknya tersendiri. Selain lokasi yang biasanya memiliki akses langsung dengan pusat perbelanjaan, apartemen biasanya menawarkan fasilitas layaknya di hotel.

Oleh karena permintaan pasar yang semakin tinggi, banyak orang yang mulai melakukan investasi apartemen. Berikut adalah 5 keuntungan dari investasi apartemen yang berbeda dari instrumen investasi lainnya.

#1 Mulai Menjadi Tren dan Sedang Berkembang

Dengan berkembangnya teknologi dan zaman, mobilisasi manusia juga semakin meningkat. Untuk memenuhi permintaan ini, diperlukan sebuah hunian yang tidak terlalu besar, tetapi cukup dan nyaman.

Kebutuhan ini ditawarkan oleh apartemen dimana menjadi pilihan hunian bagi para pasangan muda yang jarang menghabiskan waktunya di rumah.

Tidak sedikit juga pasangan yang telah berkeluarga pun yang juga memilih apartemen karena akses, fasilitas serta lokasi yang ditawarkan.

Anda dapat melihat perkembangan ini dari pembangunan hunian vertikal yang sering berada di dekat pusat perbelanjaan atau lokasi TOD (Transit Oriented Development) seperti lokasi transit yang dekat terminal atau stasiun.

Perkembangan ini akan menguntungkan investasi Anda karena dengan semakin meningkatnya permintaan, semakin tinggi pula kenaikan harga apartemen.

Jika Anda memulai lebih dini, Anda dapat membeli apartemen dengan harga yang lebih terjangkau dan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi.

#2 Dapat Dibeli Dengan Modal Kecil

Harga apartemen memang beragam, apartemen dengan luas yang sama tetapi lokasi yang berbeda pasti memiliki harga yang berbeda pula. Semakin strategis lokasi apartemen, semakin mahal pula harga apartemen tersebut.

Namun, jangan mengira bahwa investasi hanya dapat dilakukan di lokasi apartemen yang bagus. Apartemen yang bukan berada di pusat kota pun menawarkan peningkatan harga yang cukup signifikan.

Dengan modal yang jauh lebih kecil dibandingkan investasi properti lainnya, Anda sudah dapat melakukan investasi apartemen.

Pilihan harga apartemen yang beragam sangat menguntungkan bagi investor untuk memilih investasi sesuai dengan kemampuannya.

Apartemen yang berada di pinggir kota dapat dibeli dengan harga Rp200 juta. Selain itu, Anda pun dapat menggunakan bantuan kredit dari perbankan atau pengembang untuk memudahkan pembiayaan.

#3 Dapat Disewa Dengan Periode Beragam

Untuk mendapatkan keuntungan selain capital gain, apartemen juga dapat disewakan. Namun, jika Anda berinvestasi properti, kebanyakan sewa akan dilakukan per tahun atau per 6 bulan.

Hal ini berbeda untuk apartemen. Bagi Anda yang memiliki unit apartemen, Anda dapat menyewakannya per bulan bahkan per hari. Penawaran harga sewa juga beragam.

Anda dapat menyewakan apartemen dengan harga yang lebih tinggi jika fasilitas di dalam unit Anda cukup lengkap. Luas sebuah unit juga dapat mempengaruhi harga sewa.

Anda dapat memanfaatkan platform akomodasi online seperti Traveloka.com untuk memasarkan unit Anda dan menyewakannya dengan sistem yang terpercaya.

Jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan apartemen tersebut, Anda dapat menggunakan unit tersebut kembali tanpa harus pusing karena keterikatan kontrak.

#4 Harga Jual yang Akan Meningkat

Pada investasi saham, terdapat besar kemungkinan harga saham Anda akan turun dan Anda mengalami kerugian. Namun, hal ini tidak perlu dikhawatirkan dalam investasi apartemen.

Kenaikan apartemen melebihi pertumbuhan tingkat inflasi, sehingga Anda tidak perlu takut investasi Anda termakan inflasi. Kedua, layaknya harga properti, apartemen akan selalu mengalami kenaikan harga, baik rendah atau tinggi.

Persentase kenaikan apartemen adalah 5% hingga 10% per tahun. Jika Anda membeli apartemen dengan harga Rp300 juta, maka setiap tahunnya kenaikan harga dapat mencapai Rp30 juta.

Dalam jangka panjang, kenaikan ini akan terakumulasi dan investasi awal Anda akan sangat menguntungkan.

Harga jual yang lebih tinggi ini akan mendatangkan keuntungan investasi untuk Anda. Selain Anda sudah memanfaatkan apartemen tersebut (ditinggalkan atau disewakan), Anda pun mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga jual.

#5 Investasi yang Berbasis Simpanan

Investasi apartemen dapat dilihat sebagai salah satu bentuk investasi yang berbasis simpanan. Alasannya, Anda tidak akan mudah tergoda untuk menjadikan investasi tersebut sebagai uang tunai dan menghabiskannya.

Hal ini tentu berbeda jika Anda berinvestasi pada emas atau valuta asing. Jika Anda membutuhkan uang, maka Anda dapat langsung menjualnya demi uang tunai.

Investasi apartemen dapat membantu mengontrol sifat belanja yang impulsif serta membantu mengatur pengeluaran Anda. Sifat apartemen yang tidak terlalu likuid dapat dinilai sebagai aspek positif pada perencanaan keuangan Anda.

 

Sumber : financialku.com

Potensi Pertumbuhan Penyewa Apartemen Bertambah Seiring Perluasan Bandara Soekarno Hatta

by widi iskandar |Februari 12, 2020 |0 Comments | News |
Bandara Soekarno Hatta diperluas sehingga jumlah pesawat yang mendarat bertambah. Ada potensi pertumbuhan penyewa apartemen di Tangerang.

Presiden Joko Widodo telah meresmikan landasan pacu atau runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis, 23 Januari 2020 lalu.

Joko Widodo memaparkan bahwa selain peresmian runway 3, presiden juga meresmikan East Cross Connection Taxiway, Terminal 3, dan juga Gedung VIP (very important person) Bandara Soekarno-Hatta.

Peresmian sejumlah fasilitas dan juga perluasan bandara ini tentunya diharapkan pelayanan di bandara menjadi lebih baik. Selain itu, kapasitas jumlah penumpang bisa bertambah dan pengaturan manajemen kedatangan dan keberangkatan (take off dan landing) penumpang dapat lebih banyak lagi.

Saat meresmikan, presiden didampingi oleh sejumlah pejabat termasuk Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Budi menyatakan adanya landasan pacu 3 menjadikan kapasitas pesawat yang dapat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta bisa bertambah banyak.

Sebelumnya, jumlah pesawat yang bisa mendarat baru mencapai 82 pesawat. Nantinya, jumlahnya bisa bertambah hingga 100 pesawat.

Bandara Soekarno-Hatta Akan Memiliki Terminal 4

Pengelola Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (Persero) juga sudah menyiapkan konsep desain Terminal 4. Saat ini, bandara ini baru memiliki tiga terminal.

Pembangunan konstruksi Terminal 4 ini akan dimulai pada 2021 mendatang. Pembangunan direncanakan selesai pada 2024.

Nantinya, Terminal 4 ini diproyeksikan bisa menampung jumlah penumpang mencapai 40 juta penumpang per tahun. Bandara Soekarno-Hatta diharapkan bisa menampung 110 juta penumpang setiap tahunnya.

Kapasitas jumlah penumpang yang mencapai angka tersebut akan menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Sebenarnya, sekarang bandara ini sudah menjadi bandara dengan kapasitas penumpang terbanyak di Indonesia.

Potensi Pertumbuhan Penyewa Apartemen di Tangerang

Perluasan Bandara Soekarno-Hatta tentunya akan meningkatkan jumlah penumpang. Hal ini bisa berdampak kepada industri properti di Tangerang, apalagi jarak bandara dengan Tangerang terbilang dekat hanya sekitar 20 menit perjalanan.

Jumlah okupansi atau tingkat hunian hotel atau apart-hotel akan meningkat. Begitu juga dengan penyewa apartemen di Tangerang.

Sumber: rumah123.com

KEUNTUNGAN MEMBELI PROPERTI DI DEKAT BANDARA

by widi iskandar |Februari 4, 2020 |0 Comments | News | , ,

Pernah berpikir untuk tinggal dekat bandara? Well, dulu waktu kecil buat saya itu ide menarik karena bisa melihat pesawat dalam ukuran besar. Saat dewasa malah jadi beda, karena ngga mau punya rumah di pinggiran kota.

Saya merasa bahwa bertempat tinggal atau tempat beraktifitas di bandara bukanlah suatu hal yang menarik. So, buat saya bandara akan selalu menjadi suatu tempat di pinggiran kota dengan perkembangan yang terbatas.

Namun pandangan ini tiba-tiba jadi berubah. Beberapa tahun silam saya pernah mengikuti sebuah lomba lari di Singapura. Biasalah, harus datang sebelum hari H untuk mengambil nomor dada dan perlengkapan lainnya (race pack collection). Lokasi pengambilannya adalah di Singapore Expo, yang mana terletak sangat dekat dengan bandara.

Di lokasi saya bertemu dengan seorang teman yang bekerja di Citibank, ikut mengambil race pack dengan kostum kerja. “Kantor gw kan deket sini,” katanya dengan santai. Oke, baru mulai sadar, di negara tetangga ini ternyata yang namanya area bandara juga merupakan area komersial yang bergengsi.

Hidup di dekat bandara

Ada banyak pro dan kontra tentang hidup di sekitar bandara. Pandangan yang pro dengan hidup di dekat bandara tentu saja melihat dari sisi kecepatan dalam perjalanan ke bandara. Iyalah, apalagi hidup di Jakarta. Dimana perjalanan ke bandara membutuhkan perjuangan tersendiri.

Memang saat ini sudah ada kereta menuju bandara Soekarno Hatta yang sangat membantu mobilisasi dari dan ke bandara. Namun tetap saja butuh perjuangan juga untuk mencapai stasiun keberangkatannya. Apalagi kalau sedang membawa banyak barang, jadi kendala banget saat nanti harus berganti dari kereta ke sky train antar terminal.

Namun tentu tidak semua orang berpandangan yang sama, tergantung dari point of view masing-masing orang.

Mengapa membeli properti dekat bandara merupakan pilihan menarik?

Karena blog ini adalah blog perencanaan keuangan dan investasi, kita langsung bahas pertanyaan pentingnya: apakah membeli properti dekat bandara merupakan pilihan menarik?

Jawaban pertanyaan ini tentunya akan menjadi sangat subyektif, tergantung dari banyak hal termasuk pro dan kontra tadi. Jadi sah-sah saja ada pandangan berbeda, tergantung dari sudut pandang masing-masing.

Saya sendiri menilai pembelian properti dekat bandara adalah suatu hal yang menarik. Apalagi untuk pembelian rumah pertama. Kenapa? Ada beberapa alasannya.

Pertama: Properti sebagai tempat tinggal

Memiliki properti di dekat bandara untuk difungsikan sebagai rumah tinggal adalah pilihan tepat bagi anda yang sering melakukan perjalanan ke luar kota atau luar negeri. Bagi anda yang hidup di kota-kota besar tentu paham akan hal ini, dimana “takut telat” menjadi momok di setiap hari keberangkatan.

Tiket pesawat mahal cuy, sayang banget jika sampai hangus karena ketinggalan pesawat. Kalaupun bisa diganti, males banget menunggu untuk jadwal berikutnya. Apalagi di Indonesia sekarang ini masih sedikit maskapai yang memiliki fasilitas city check-in. Jadinya harus berangkat 2-3 jam sebelum jadwal check-in yang pastinya cukup melelahkan.

Saya kadang iri jika harus berangkat ke luar kota dengan teman yang rumahnya di area Cengkareng dan sekitarnya. Saya sudah duduk manis di dalam taksi, dia baru bangun tidur. Alasannya, “(dari) rumah gw ke bandara kan cuma 15 menit,”. Untung ngga sering-sering berangkat.

Kebayang kan bagaimana “enaknya” jika profesi kita mengharuskan travelling lumayan sering dan tempat tinggal kita ada di sekitar bandara. Untuk kasus Jakarta, memang tempat tinggal di kawasan bandara membuat kita jauh dari pusat kota.

Tapi kan sekarang ada kereta bandara, jadinya mobilitas ke pusat kota Jakarta bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Dan stasiun nya juga persis di jantung kota Jakarta, tinggal menyambung dengan busway atau ojek online.

Kedua: Properti sebagai investasi

Ada beberapa alasan mengapa memiliki properti di dekat bandara bisa menjadi alternatif investasi yang menggiurkan. Dalam pembahasan ini saya menggunakan contoh area bandara Soekarno Hatta ya.

#1 Pengembangan area bandara

Saat ini rencana pengembangan yang akan dilakukan di bandara Soetta adalah pembangunan Terminal 4 yang kabarnya akan seluas Terminal 3 dengan target penyelesaian tahun 2020. Hal ini untuk menampung lalu lintas penumpang yang saat ini saja sudah mencapai 60 juta penumpang per tahun.

Selanjutnya akan ada pembangunan bandara Soetta II, yang ditargetkan akan bisa dioperasikan pada tahun 2025. Hal ini untuk menampung jumlah penumpang yang diperkirakan akan melebihi 100 juta penumpang per tahun.

Dengan sendirinya pembangunan infrastruktur pendukung dan pembukaan jasa-jasa pendukung akan menjadi katalis untuk semakin meningkatkan nilai properti di area bandara ini.

#2 Tenaga kerja di area bandara

Pernah tau berapa banyak bisnis yang muncul dengan pengembangan bandara? Dan berapa banyak pekerja yang terlibat di dalamnya? Ngga tau juga sih detailnya, tapi harusnya sangat banyak. Dimulai dari para pilot dan crew pesawat, karyawan maskapai, karyawan pengelola bandara, kargo, sampai dengan karyawan restoran di terminal kedatangan/keberangkatan.

Dengan aktivitas sehari-hari di bandara maka jelas para pekerja ini membutuhkan tempat tinggal yang berdekatan dengan tempat beraktivitas di sekitar bandara.

#3 Pengembangan hunian di sekitar bandara

Poin 1 dan 2 dengan sendirinya menimbulkan kebutuhan akan tempat tinggal yang nyaman. Di area bandara Soetta sendiri sudah mulai bermunculan hunian-hunian menarik yang bisa menjadi pilihan, contohnya superblock Bandara City.

 

 

 

 

 

Kriteria dan Contoh Pilihan Properti di Dekat Bandara

Jadi, jika kita sudah sama-sama sepakat bahwa membeli properti di kawasan bandara (sebagai tempat tinggal ataupun investasi) adalah pilihan tepat, maka pastikan beberapa hal ini sebelum memutuskan pembelian properti:

  1. Memiliki jarak tidak terlalu jauh dari bandara
  2. Terletak tidak jauh dari fasilitas umum seperti rumah sakit dan sekolah
  3. Memiliki infrastruktur penunjang pusat perbelanjaan, pusat hiburan dan olahraga
  4. Lingkungan yang aman dan nyaman

Sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia, selama ini belum ada hunian yang cukup nyaman di sekitar bandara Soekarno Hatta.

Superblock Bandara City yang berlokasi di Jalan Raya Perancis – Cengkareng adalah salah satu pilihan tepat dan nyaman yang memenuhi semua kriteria di atas. Berjarak sekitar 2.5km dari bandara Soetta dan 2km dari jalan tol membuat kita tidak perlu kuatir dengan masalah mobilitas.

Bandara City adalah sebuah konsep one stop living dimana semua fasilitas berada dalam satu kawasan yang terjangkau dengan berjalan kaki (walking distance). Sebagai sebuah superblock, dengan sendirinya Bandara City telah dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, hiburan (seperti bioskop dan tempat bermain anak) serta tempat berolahraga (fitness center dan kolam renang).

Dari sisi keamanan dengan sendirinya sudah menjadi suatu standar yang wajib diterapkan dalam kawasan terpadu seperti superblock.

Selain itu lokasi Bandara City juga diapit oleh mega proyek bandara yang terus berkembang sehingga menjadikan kawasan sekitar bandara Soekarno Hatta berpotensi menjadi tempat tinggal dan alat investasi yang potensial di masa depan.

Apalagi dengan harga yang terjangkau (mulai dari Rp 400 jutaan) dan potensi sewa dari banyaknya pekerja di bandara seperti pilot dan pramugari, hunian seperti Bandara City menjadi pilihan pembelian properti yang menjanjikan.

======

So, mulai tertarik dengan properti di dekat bandara?

Sumber : bloger www.catatankeluargamuda.com

Miliki Apartemen Baru di Tahun 2020

by widi iskandar |Januari 28, 2020 |0 Comments | News | ,

Memiliki Apartemen di tahun 2020 merupakan salah satu impian dari semua orang. Karena tinggal di apartemen dengan fasilitas lengkap memudahkan dalam segala hal, salah satunya di Bandara City.

Bandara City adalah superblok terbesar dan paling komprehensif di Barat Jakarta, dengan total luas lahan 3,9 ha di Dadap Tangerang, 10 menit dari bandara Soekarno Hatta dan 10 menit dari megaproyek Pantai Indah Kapuk 2.

Bandara City terdiri dari hotel, apartemen, dan pusat perbelanjaan (mall), menawarkan hunian eksklusif dengan harga mulai 400 jutaan melalui 3 tower dengan lebih dari 1000 unit. Variasi unit mulai dari tipe Studio, 1 Kamar Tidur, 2 Kamar Tidur dengan ukuran yang bervariasi memberikan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda.

Selain apartemen dan mall, Bandara City juga dilengkapi dengan commercial area yang khusus disediakan untuk mengembangkan bisnis Anda. Sebuah area yang memungkinkan Anda untuk menjalankan usaha di lingkungan yang aman dan modern. Commercials ini dapat difungsikan sebagai rumah kantor, atau bentuk usaha lainnya yang dimudahkan dengan hadirnya berbagai fasilitas terintegrasi seperti pusat perbelanjaan, layanan perbankan, dan lokasi yang strategis.

Mulai Desain, Terminal 4 Bandara Soetta Bakal Dibangun Serba Teknologi

by widi iskandar |Januari 16, 2020 |0 Comments | News |

PT Angkasa Pura II (Persero) mulai melakukan desain Terminal 4 Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Desain tersebut bakal dikerjakan dalam waktu 18 bulan.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, nantinya pembangunan dan pelayanan di Terminal 4 akan serba menggunakan teknologi.

“Pembangunan Terminal 4 jelas mengarah ke advanced technology dengan konsep smart environment, smart mobility dan smart security,” ujar Awaluddin dalam keterangannya, Minggu (29/12/2019).

Menurut dia, konsep smart environment harus disesuaikan dengan kondisi di Indonesia dan tidak harus meniru mentah apa yang diterapkan di luar negeri.

Sementara itu, terkait dengan smart mobility, Terminal 4 banyak menyediakan self-check in counter, self baggage drop, serta mendukung teknologi lain seperti mobile check-in dan fasilitas lainnya sesuai dengan tren traveler saat ini yang lebih memilih memproses keberangkatan penerbangan secara mandiri ketimbang harus datang ke konter check-in.

“Terkait dengan smart security, Terminal 4 akan mengimplementasikan smart CCTV serta full body scanner x-ray dan peralatan keamanan terkini lainnya,” ujar dia.

Di samping itu, ia juga menekankan bahwa pembangunan Terminal 4 harus mudah dan siap mengakomodir infrastruktur teknologi informasi terkini dan mengantisipasi dinamisnya perkembangan teknologi ke depannya.

“Setiap teknologi harus dengan mudah dan murah digunakan supaya Terminal 4 dapat mengakomodir kebutuhan traveler dan beroperasi secara efektif,” imbuhnya.

Awaluddin mengatakan, setelah desain disepakati maka pembangunan Terminal 4 akan mulai dilakukan pada pertengahan tahun 2021.

“Hari ini dilakukan kick off design pembangunan Terminal 4, di mana nantinya pembangunan secara fisik baru akan dilakukan pada 2021 dan tuntas pada awal tahun 2024. Terminal 4 ini nantinya menjadi terminal penumpang pesawat terbesar di Indonesia dengan kapasitas mencapai 40 juta penumpang per tahun,” katanya.

Sumber : suara.com

 

Pasar Apartemen Tahun 2020 Diprediksi Membaik

by widi iskandar |Januari 7, 2020 |0 Comments | News

JAKARTA — Pasar apartemen pada tahun ini diprediksi bakal mengalami perbaikan setelah sempat lesu pada tahun lalu seiring dengan membaiknya minat investor dari segmen ini.

Managing Partner Real Estate Management Coldwell Banker Commercial Tommy Bastamy mengatakan mulai bergairahnya minat investor untuk membeli apartemen sebagai alternatif investasi akan mendorong penyerapan pasokan apartemen. “Untuk apartemen ini permintaannya memang lebih dominan dari segmen investor ketimbang end user,” ujarnya kepada Bisnis, belum lama ini.

Dia menyatakan bahwa apartemen merupakan sektor yang sejak beberapa tahun belakangan ini harganya tetap positif dan selalu ada penyerapan meski kenaikan harganya masih relatif terbatas yaitu sekitar 2,5%. Angka tersebut masih di bawah Singapura yang kenaikan harganya bisa mencapai lebih dari 10%.

Tommy menyebutkan ada beberapa hal yang mendorong meningkatnya kepercayaan diri investor untuk membeli apartemen. Faktor yang pertama ialah investor melihat bahwa masih ada potensi pasar sewa yang cukup besar.

Selain itu, segmen investor juga melihat bahwa properti masih tetap menjadi salah satu alternatif instrumen investasi yang menjanjikan dan risikonya cenderung lebih rendah jika dibandingkan beberapa instrumen investasi lainnya.

Dia memprediksi bahwa produk apartemen yang bakal lebih cepat diserap pasar ialah yang harganya berada pada kisaran di bawah Rp1,5 miliar. Meskipun demikian, dia memperkirakan penyerapan untuk apartemen dengan kisaran harga Rp1,5 miliar hingag Rp3 miliar juga bisa tetap diserap dengan baik oleh pasar.

 

sumber: https://ekonomi.bisnis.com

BTN Prediksi Pasar Properti Berkembang Pesat pada 2020

by widi iskandar |Desember 23, 2019 |0 Comments | News

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memprediksi perkembangan properti kian pesat pada tahun depan. Hal ini sejalan dengan aturan pelonggaran Loan to Value (LTV) yang diterapkan Bank Indonesia yang juga berlaku pada tahun depan.

Direktur Consumer Banking BTN Budi Satria mengatakan prediksi properti yang akan melesat pada tahun depan juga sejalan dengan sejumlah proyek LRT akan segera tuntas.

“Masyarakat dapat memantau langsung proyek perumahan yang dekat dengan lokasi stasiun LRT maupun MRT tersebut,” ujarnya di Jakarta, Senin (25/11).

Menurut dia adanya tren penurunan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan tuntasnya sejumlah proyek infrastruktur sarana transportasi mendorong animo masyarakat untuk melirik hunian idaman. Salah satunya saat ajang Indonesia Properti Expo 2019.
Proyek Lintas Raya Terpadu maupun Mass Rapid Transportation yang makin mempercepat jarak tempuh dari daerah penyangga Jakarta, seperti Bogor, Tangerang dan Bekasi membuat penjualan properti di wilayah tersebut makin diminati.

“Ajang pameran properti terbesar ini membuat masyarakat untuk memilih calon rumah idamannya baik rumah tapak maupun vertikal, dengan jumlah pengunjung mencapai 175.177 pengunjung selama sepekan pameran tersebut digelar,” ucapnya.

Menurutnya bunga KPR promosi hasil kolaborasi dengan para pengembang, Bank BTN berhasil meraih jumlah ijin prinsip KPR maupun Kredit Pemilikan Apartemen atau KPA menembus target sebesar Rp 4,54 triliun dengan jumlah unit yang terjual mencapai 5.693 unit hunian. Angka ini di atas target awal yang dipatok sebesar Rp 3 triliun.

“Kami terkejut, di tengah perlambatan ekonomi dan berdampak pada daya beli masyarakat. Kami tetap dapat melampaui dari target awal, ini bukti bahwa masyarakat masih melihat rumah sebagai bentuk investasi selain untuk ditinggali,” ucapnya.

Budi menyebut suku bunga KPR promosi dan pembebasan sejumlah biaya seperti bebas biaya administrasi, maupun diskon khusus untuk asuransi dan adanya kerjasama dengan mitra developer. Bank BTN mampu menggiring minat pembeli rumah dari segmen KPR/KPA Non Subsidi, Subsidi, maupun Syariah.

Adapun izin prinsip KPR/KPA yang sudah disetujui tersebut mayoritas mengalir ke segmen KPR/KPA Non Subsidi mencapai Rp 3,79 triliun atau setara dengan 4.766 unit hunian. Sementara Ijin prinsip KPR/KPA subsidi sebanyak Rp 149 miliar atau sebanyak 408 unit hunian. Sedangkan Unit Usaha Syariah BTN berhasil meluluskan ijin prinsip KPR/KPA Syariah baik subsidi maupun nonsubsidi untuk 519 unit hunian, atau senilai kurang lebih Rp 603 miliar.

Sumber : https://republika.co.id

Page 1 of 612345...Last »